IDI Bentuk Tim Peneliti Penyebab Kematian Petugas KPPS

Ketua Umum IDI, Daeng M. Faqih. Foto: Gatra

Ketua Umum IDI, Daeng M. Faqih. Foto: Gatra

Sketsanews.com, Jakarta – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) membentuk tim internal guna meneliti lebih lanjut penyebab kematian 456 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) saat penghitungan suara Pemilu 2019. Ketua Umum IDI, Daeng M. Faqih menjelaskan pembentukan tim ini bukan untuk menginvestigasi kasus tersebut.

“Kita hanya penelitian, karena wewenang investigasi itu ada pada lembaga negara, seperti Komnas HAM, Bawaslu, Ombudsman bahkan pemerintah sendiri,” papar Daeng di Gedung Sekretariat IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/5).

Ia menjelaskan, hasil penelitian itu nantinya akan dipaparkan ke publik atau ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai rekomendasi dan evaluasi untuk penyelenggaran pemilu selanjutnya.

“Kita menghormati semua pihak, selain tidak berspekulasi, kita menunggu hasil pemeriksaan yang utuh. Kalau belum, jangan sampai kita menduga-duga,” jelas Daeng.

Daeng menambahkan, jika dalam proses penyelidikan kasus tersebut masyarakat menemukan bukti atau kejanggalan, harus melapor ke pihak berwenang, seperti kepolisian.

Gini saja, kalau kita melihat kecurigaan ya sudah, laporkan. Jangan berspekulasi,” pungkasnya seperti dikutip dari Gatra. (Hw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: