Imigrasi Jateng Antisipasi Pekerja China yang Berjualan Saat Imlek

Pekerja China ilegal di PLTU Kukar. ©2016 merdeka.com/istimewa

Pekerja China ilegal di PLTU Kukar. ©2016 merdeka.com/istimewa

Sketsanews.com, Jakarta – Divisi Keimigrasian Kemenkum HAM Jawa Tengah menerjunkan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), untuk mengawasi gerak-gerik warga China yang sedang berlibur di Jawa Tengah. Pengawasan dilakukan untuk meminimalisir pelanggaran WNA yang berdagang ilegal pada perayaan Imlek pada 5 Februari nanti.

“Kita perketat pengawasan fokus pada warga negara asing (WNA) yang datang ke Jateng sifatnya temporeri. Biasanya mereka menggunakan visa kunjungan terbatas dalam tempo tertentu. Saat tiba Imlek, mereka datang pusat dunia usaha,” kata Kepala Divisi Keimigrasian Ramli HS usai Hari Bhakti Imigrasi, Senin (28/1).

Dia menyebut, terdapat enam kantor Imigrasi di wilayahnya punya tupoksi masing-masing untuk memonitor keberadaan orang asing yang bekerja di tiap perusahaan atau dunia usaha di 35 Kabupaten/kota.

“Kita maksimalkan enam kantor pantauan yang tersebar di beberapa wilayah. Kita fokuskan pengawasan perusahaan yang memperkerjakan orang asing, maupun rumah-rumah penduduk,” jelasnya.

Selain itu, petugas tidak segan menindak tegas apabila mereka melanggar aturan izin tinggal di Indonesia. Maka dari itu, dia juga akan meningkatkan pemahaman bagi para pasangan suami istri yang menjadi sponsor bagi salah satu pasangan yang berkewarganegaraan asing supaya mentaati peraturan.

“Jumlah pelanggaran bisa ditekan dan membuahkan hasil sangat positif. Selama 2018, dari 200 lebih warga asing yang melanggar, jumlah yang ditekan jadi 140 orang,” kata Ramli HS.

sumber : merdeka.com

(As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: