Indra Sjafri Membawa 28 Pemain, Untuk Uji Coba Menghadapi Arema

Foto istimewa

Foto istimewa

Sketsanews.com, Malang – Timnas Indonesia U-22 membawa 28 pemain jelang ujicoba menghadapi Arema FC pada Minggu (10/2/2019).

Seperti yang dikutip dari Tribunnews, Pelatih Tim Nasional Indonesia U-22, Indra Sjafri membawa 28 pemain ke Malang untuk menghadapi uji coba melawan Arema FC pada Minggu (10/2/2019) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Skuat Garuda Muda bertolak ke Malang pada Jumat (8/2/2019) pagi, setelah di laga sebelumnya pada Rabu (6/2/2019), Timnas U-22 telah melakukan uji coba melawan Bhayangkara FC yang berakhir dengan skor imbang 2-2 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Bawa Merah Putih Kebanggaanmu Pakai Biru Singo Edan ku Tiket box Kandang Singa Jl Mayjen Panjaitan 42 Malang #aremania #aremafc #sasaji #timnasU22

Sebuah kiriman dibagikan oleh Arema FC (@aremafcofficial) pada

Bermain dengan skema 4-3-3, pemain Timnas Indonesia bermain hati-hati dan tidak terburu-buru untuk menciptakan peluang.

Bhayangkara FC beberapa kali mencoba menembus rapatnya pertahanan Timnas Indonesia U-22 di babak pertama namun belum membuahkan hasil.

Skema penguasaan bola Indra Sjafri sulit untuk direbut oleh barisan pertahanan Bhayangkara FC.

Dalam pertandingan ini, Bhayangkara menurunkan pemain asingnya yakni Salles dan Lee Yu Jun sejak menit awal.

Penyelesaian akhir dari para pemain Timnas Indonesia U-22 tidak terlalu baik membuat peluang-peluang yang diciptakan gagal berbuah gol.

Justru Bhayangkara sempat mendapatkan peluang emas, berawal dari buruknya koordinasi di lini belakang Timnas Indonesia, bola dikuasai oleh striker jangkung Herman Dzumafo, beruntung masih bisa diamankan barisan pertahanan Timnas Indonesia U-22.

Tempo permainan melambat di pertengahan bebak pertama, kedua kesebelasan berhati-hati guna mengantisipasi serangan balik.

Meskipun tempo permainan melambat, pergerakan tanpa bola seringkali dilakukan lini depan Timnas indonesia U-22, melalui Rival Lastori dan Witan Sulaiman.

Memasuki 30 menit babak pertama berjalan skor masih sama kuat 0-0.

Para pemain Timnas Indonesia U-22 terburu-buru untuk menyelesaikan peluang, beberapa kali mereka melakukan sepakan jarak jauh yang tidak menemui sasaran.

Dan skor imbang tanpa gol menutup babak pertama.

Di akhir babak pertama, nampak striker Herman Dzumafo memberikan wejangan kepada dua bek tengah Timnas Indonesia, yakni Rachmat Irianto dan Andy.

Di babak kedua, Bhayangkara lebih mendominasi permainan dengan memainkan tempo di awal babak kedua.

Timnas Indonesia akhirnya sukses mencuri gol melalui sontekan jarak dekat Andy dan mengubah skor menjadi 1-0.

Unggul satu gol, Timnas Indonesai tidak mengendurkan serangan dan terus melancarkan tekanan ke pertahanan Bhayangkara FC.

Timnas Indonesia akhirnya mendapatkan penalti usai Salles dianggap melakukan handsball di kotak terlarang.

Witan yang menjadi eksekutor sukses membawa Indonesia unggul 2-0.

Bhayangkara sukses memperkecil ketertinggalan melalui sepakan jarak jauh Ilham udin yang terdefleksi dan menjebol gawang Timnas Indonesia.

Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia U-22 mendominasi jalannya pertandingan di babak kedua, berulang kali Wahyu Tri Nugroho berjibaku menyelamatkan gawangnya.

Bhayangkara justru sukses menyamakan kedudukan jelang babak kedua usai dan mengubah skor menjadi 2-2 melalui sepakan jarak jauh Nurhidayat.

Dan skor 2-2 menutup pertandingan.

“Kami membawa 28 pemain ke Malang, disana kami akan melakukan dua kali latihan sebelum menjalani laga uji coba melawan Arema di hari Minggu.” ujar pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri dikutip Tribunnews dari laman PSSI.

“Kami juga telah memulangkan Dallen Ramadhan dan tidak membawa Osvaldo Haay karena yang bersangkutan sedang menjalani trial bersama CD Numancia di Spanyol,” kata Indra Sjafri.

“Uji coba melawan Arema FC merupakan yang terakhir untuk Timnas U-22 sebelum kami berangkat ke Kamboja pada tanggal 15 Februari mendatang, melawan Arema FC, kami berharap mendapat manfaat dari uji coba tersebut demi membenahi kekurangan yang ada di tim,” tambahnya.

Uji coba melawan Arema sebagai persiapan Timnas U-22 untuk mengikuti Piala AFF U-22 yang dihelat di Kamboja pada 17-26 Februari mendatang.

Selain turnamen tersebut, Garuda Muda pada tahun 2019 akan mengikuti SEA Games di Filipina bulan Desember, serta Kualifikasi Piala AFC U-23 di Vietnam pada akhir Maret mendatang.

Berikut adalah 28 Nama Pemain Timnas U-22 yang dibawa ke Malang

Kiper

1. Awan Setho, Bhayangkara FC
2. Satria Tama, Madura United
3. M Riyandi, Barito Putera
4. Nadeo Argawinata, Borneo FC

Belakang

5. Nurhidayat, Bhayangkara FC
6. Rachmat Irianto, Persebaya
7. Bagas Adi, Bhayangkara FC
8. Dandi Maulana, Barito Putera
9. Andi Setyo, PS Tira
10. Fredyan Wahyu, PSMS Medan
11. Firza Andika, PSMS Medan
12. Asnawi Mangkualam, PSM Makassar
13. Samuel Christianson, Sriwijaya FC

Tengah

14. Hanif Sjahbandi, Arema FC
15. Rafi Syaharil, Barito Putera
16. Todd Rivaldo, Persipura
17. Gian Zola, Persela Lamongan
18. Sani Riski Fauzi, Bhayangkara FC
19. M Luthfi Kamal, Mitra Kukar
20. Witan Sulaiman, SKO Ragunan
21. Rifal Lastori, PSS Sleman
22. Kadek Agung, Bali United
23. M Rafli, Arema FC
24. Billy Keraf, Borneo FC
25. Beni Oktaviansyah, Kalteng Putra FC

Striker

26. Marinus Wanewar, Persipura
27. Dimas Drajad, PS Tira
28. Septian Satria Bagaskara, Persik Kediri. (Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: