Sketsa News
Home Berita Terkini, News Mendagri : Pemerintah minta maaf terkait musibah dalam layanan mudik lebaran 2016

Mendagri : Pemerintah minta maaf terkait musibah dalam layanan mudik lebaran 2016

Sketsanews.com – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan atas nama pemerintah menyampaikan permohonan maafnya terkait musibah dan  kekurangnyamanan layanan dalam perjalanan musim Mudik Lebaran 2016 hingga adanya korban jiwa.

02:22 Tol Kanci-Palimanan- exit Brebes 15 jam lebih, dan macet tak bergerak setelah keluar tol @santimarliana | 02.24 – 5 Jul 2016 – @TMCPoldaMetro

Dalam laman resmi kemendagri.go.id disebutkan, selama ini pemerintah telah berupaya maksimal untuk memberikan pelayanan ke masyarakat saat mudik. Mulai dari mempercepat proses pembayaran jalan tol hingga perbaikan jalan.

“Adanya musibah, kekurangnyamanan dalam perjalanan menjadi evaluasi kami, pemerintah khususnya Kemendagri, sekali lagi sebagai Mendagri saya mohon maaf,” kata Tjahjo, Sabtu (9/7).

Tjahjo juga menyatakan, Pemerintah menyampaikan permohonan maaf atas meninggalnya 17 orang selama arus mudik lebaran 2016. Khususnya kepada pihak keluarga yang tertimpa musibah.

Penyebab meninggal beragam. Tidak hanya karena kecelakaan lalu lintas, tapi juga karena terlalu banyak menghirup apnoe causa CO2 toksic dari pendingin udara kendaraan.

“Terjadinya musibah sebagian warga masyarakat pada saat kemacetan di Pantura daerah Kabupaten Brebes, Saya Mendagri atas nama pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf,” ujar dia.

Tjahjo menjelaskan, Kemendagri sebelumnnya juga telah mengirimkan radiogram ke sejumlah kepala daerah wilayah Pantura, dimana menjadi perlintasan arus mudik dan balik lebaran.

Para kepala daerah tersebut antara lain Bupati Pemalang, Bupati Tegal, Wali Kota Tegal, Bupati Brebes, dan Bupati Cirebon. Dan khususnya adalah di Kabupaten Brebes.

“Mohon perhatian khusus perbantuan siaga 24 jam. Seprti Satpol PP, aparat kecamatan, aparat desa dan dinas terkait di sepanjang Jalan Pantura dan puskesmas juga disiagakan 24 jam,” ujar dia.

Mereka harus siap membantu kelancaran masyarakat arus mudik balik ke arah barat dan timur melalui tol dan Pantura. Mendagri menekankan kepala daerah segera berkordinasi untuk melakukan kesiapan tersebut.

Sumber :Puspen Kemendagri

 

(in)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: