Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Ini Sosok Pria Berpedang yang Ingin Bunuh Polisi di Mata Keluarga

Ini Sosok Pria Berpedang yang Ingin Bunuh Polisi di Mata Keluarga

Rumah Lutfianto (Foto: M Rofiq)

Sketsanews.com, Probolinggo – M Lutfianto diamankan polisi karena berencana membunuh polisi yang ada di Polres Probolinggo Kota dengan pedang. Padahal di mata keluarga dan tetangga rumahnya di Dusun Krajan RT 4 RW 3 Kelurahan Sumberwetan Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo, Lutfianto dikenal sebagai sosok yang pendiam.

Khotijah, ibu Lutfianto mengatakan, Lutfianto merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Dalam kesehariannya dia bekerja sebagai pedagang susu dan bumbu masak keliling.

“Sebelum bekerja jual susu dia bekerja sebagai buruh pabrik di Kota Probolinggo,” katanya kepada wartawan di rumahnya, Rabu (15/2/2018).

Selain itu, selama tiga bulan ini Lutfianto menikah dengan seorang perempuan di Desa Pengalangan Kidul Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo. Namu istrinya adalah Siti Fatimah. Janda beranak satu itu dinikahi Lutianto secara siri. Selama menikah, Lutfianto jarang pulang ke rumahnya .

Pedang yang hendak digunakan Lutfianto membunuh polisi (Foto: M Rofiq)

“Karena dia ikut istrinya di Maron ,” teran Khotijah.

Terkait dengan paham atau ajaran yang dianut anaknya, Khotijah tidak mengetahuinya. Karena selama ini dia tahunya Lutfianto hanya bekerja sebagai pedagang dan pernah bekerja di Pabrik.

“Untuk yang lainnya saya tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan,” tegasnya.

Khotijah tahu betul perilaku anaknya, Lutfianto di mata Khotijah merupakan anak yang dikenal baik. Sebab dia tidak pernah keluar rumah selain untuk bekerja. “Jadi dia habis kerja dia berdiam diri di dalam rumah,” ungkapnya.

Selain itu, Khotijah mengenal anaknya sebagai seorang yang taat beribadah. Karena kebiasaannya dia senang menjalankan ibadah salat dan juga senang mengaji.”Kedua hal itu memang sering ia lakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu tetangga, Adit mengatakan dirinya memang tidak begitu mengenal jauh kehidupan Lutfianto. Karena dia jarang bergaul dengan tetangga dan teman teman di desanya.

“Orangnya pendiam bahkan jarang terlihat bergaul dengan masyarakat disini,” ujarnya. Dikutip dari detikcom.

(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: