Ini Tarif Baru Ojek Online untuk Wilayah di Indonesia

Sejumlah pengemudi ojek daring (online) menunggu penumpang. (Istimewa)

Sejumlah pengemudi ojek daring (online) menunggu penumpang. (Istimewa)

Sketsanews.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub)  akan segera memberlakukan peraturan baru tentang tarif ojek online di seluruh wilayah Indonesia. Rencananya tarif baru akan berlaku mulai pekan depan.

Sebelum aturan ini berlaku, Kemenhub sudah melakukan uji coba. Hasilnya, para pengemudi ojek online setuju memberlakukan penuh aturan baru. Aturan tercantum di dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Melansir dari Merdeka, soal kebijakan tarif ojek online terdapat dalam Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor KP 348 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat Yang Dilakukan Dengan Aplikasi. Berikut tarif baru ojek online di wilayah Indonesia:

1. Tarif Baru Ojek Online di Sumatera

Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 348 terdapat aturan soal besaran biaya jasa batas bawah, biaya jasa batas atas, biaya jasa minimal, yang ditetapkan berdasarkan sistem zonasi. Seperti zona I meliputi wilayah Sumatera, Jawa (kecuali Jabodetabek) dan Bali.

Tarif baru ojek online untuk zona I atau tiga wilayah tersebut yakni tarif batas bawah Rp 1.850/Km, tarif batas atas Rp 2.300/Km, dan biaya jasa minimal Rp 7.000-Rp 10.000/4 Km.

2. Tarif di Jabodetabek

Berdasarkan aturan Kementerian Perhubungan, wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi termasuk zona II. Tarif baru ojek online untuk wilayah Jabodetabek sebesar Rp 2.000/Km (Tarif batas bawah), Rp 2.500/Km (Tarif batas atas), dan Rp 8.000-Rp 10.000/4 Km (Biaya jasa minimal).

Pekan depan aturan baru mengenai tarif ojek online akan diberlakukan. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan sejak aturan baru ojol berlaku penuh, evaluasi tarif akan dilakukan setelah 3 bulan berjalan.

“Di dalam peraturan 348 itu tiga bulan bisa kita lakukan evaluasi,” katanya.

3. Kalimantan dan Sulawesi

Wilayah Kalimantan dan Sulawesi termasuk ke dalam zona III. Tarif baru ojek online untuk kedua wilayah itu sebesar Rp 2.100/Km untuk tarif batas bawah, sementara Rp 2.600/Km untuk tarif batas atas dan Rp 7.000-Rp 10.000/4 Km untuk biaya jasa minimal.

Tarif baru ini akan berlaku paling lambat pekan depan. Hal ini sesuai dengan kesepakatan antara Kementerian Perhubungan dan pengemudi ojek online.

“Saya ketemu dengan para pengemudi, masalah pendapatnya, kemudian PM 12, semua mendukung untuk diberlakukan. Saya kira paling lambat minggu depan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (13/6).

4. Papua

Selain Kalimantan dan Sulawesi, wilayah yang masuk ke dalam zona III Kepulauan Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku dan Papua. Tarif pada tiga wilayah ini sama dengan Kalimantan dan Sulawesi yaitu untuk tarif batas bawah Rp 2.100/Km, tarif batas atas Rp 2.600/Km dan biaya jasa minimal Rp 7.000-Rp 10.000/4 Km. (Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: