Ini Tiga Penyebab Kelelahan Fisik Jamaah Haji

Jemaah haji Indonesia yang lanjut usia. (Ilustrasi)/Net

Jemaah haji Indonesia yang lanjut usia. (Ilustrasi/net)

Sketsanews.com, Jakarta – Memasuki musim Haji 2019, jamaah Haji Indonesia secara berangsur mulai diberangkatkan ke Tanah Suci. Selama berlangsungnya pelaksanaan ibadah haji, jamaah haji Indonesia akan melakukan syarat dan rukun ibadah fisik seperti tawaf, sai, lontar jumrah, dan lain sebagainya.

Dengan banyaknya aktivitas, jamaah haji dikhawatirkan akan mengalami kelelahan fisik yang bisa menjadi faktor meningkatnya angka kematian. Dalam buku Rahasia Bugar Sehat Saat Berhaji dan Umrah, Direktur Utama Rumah Sakit Haji Jakarta Syarief Hasan Luthfie menjelaskan tiga alasan yang menjadi penyebab kelelahan fisik jamaah haji.

Pertama yaitu karena rendahnya ketahanan fisik. Menurut dia, rendahnya ketahanan fisik ini disebabkan oleh keluhan pegal pada otot. Pegal pada otot merupakan akibat dari berjalan kaki dengan jarak yang cukup jauh serta ketidakmampuan elemen otot untuk melakukan fungsinya dengan baik.

“Menurunnya tingkat ketahanan fisik ini juga dapat mengganggu keseimbangan fungsi tubuh, terutama jika seseorang melakukan aktivitas berlebihan tanpa ada persiapan fisik,” jelasnya.

Kedua, jamaah haji dapat mengalami kelelahan fisik karena memiliki telapak kaki yang tidak memiliki lengkungan di bagian tengah telapak. Menurut Syarief, telapak kaki yang datar ini menyebabkan ketidakstabilan pada kaki saat menumpu beban tubuh.

Telapak kaki datar juga menghambat gerakan refleks mengangkat tubuh yang biasa terjadi saat kaki meninggalkan pijakan. “Jika kondisi ini dialami oleh jamaah, tentu akan membatasi aktivitas mereka selama menjalankan ibadah haji,” jelasnya.

Penyebab ketiga adalah karena faktor usia. Syarief menerangkan usia sangat berpengaruh terhadap tingkat ketahanan fisik tubuh jamaah haji. Bertambahnya usia dapat menyebabkan penurunan ketahanan fisik sebesar 10-15 persen.

Menurut dia, satu-satunya cara untuk meningkatkan ketahanan fisik bagi jamaah yang sudah berumur adalah dengan berolahraga. “Salah satu jenis olahraga yang dapat meningkatkan kapasitas ketahanan fisik dan mudah dilakukan adalah berjalan kaki,” ujarnya. (Spa)

Sumber: Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: