Jadi Pembina Upacara, Kapolres Makota Bakar Semangat Generasi Muda Ukir Prestasi

Kapolres Makota, AKBP Asfuri, S.I.K., M.H

Kapolres Makota, AKBP Asfuri, S.I.K., M.H saat menjadi pembina upacara bendera di SMAN 3 Malang, Senin, 28/1/2019. (Foto: Humas Makota)

Sketsanews.com, Malang – Dihadapan siswa-siswi SMAN 3 Malang, Kapolres Malang Kota (Makota) AKBP Asfuri, S.I.K., M.H membakar semangat generasi muda untuk terus bersemangat dalam mengukir dan meraih prestasi. Hal ini disampaikan Kapolres Makota saat menjadi pembina upacara di SMAN 3 Malang, Senin, 28/1/2019.

Pada kesempatan itu Asfuri mengatakan, SMAN 3 Kota Malang telah banyak melahirkan pemimpin negara baik TNI, Polri, serta instansi pemerintah lainnya. “Maka dari itu anak-anakku sekalian harus bisa lebih semangat dalam mengukir dan mencetak prestasi di SMA Negeri 3 Kota Malang ini,” tegas Asfuri.

Pada kesempatan pertama menjadi pembina upacara bendera di sekolah itu, Asfuri juga mengajak generasi millenial untuk menjadi pemuda-pemuda penerus bangsa Indonesia yang akan membawa bangsa ini menjadi maju dan terus berkibar.

Kapolres Makota juga berpesan kepada seluruh siswa agar tidak merusak diri sendiri dengan narkoba dan radikalisme. Ia menegaskan bahwa Kota Malang merupakan salah satu Kota yang menjadi sasaran peredaran narkoba dan radikalisme.

“Dalam dua hari terakhir, Polres Makota telah berhasil mengungkap 12 kasus narkoba, hal ini menjadi bukti peredaran narkoba di Kota Malang masih tinggi. Kepada generasi muda jauhi narkoba,” tegas pria berpangkat melati dua di pundaknya.

Baca juga: Kapolres Makota Gandeng Pimpinan Daerah Wujudkan Malang Kota Damai

Eratkan Silaturahmi, Polres Makota Gowes Bersama

Tak hanya itu, pria pemegang komando kepolisian di Kota Malang itu juga menghimbau seluruh siswa agar lebih berhati-hati dalam berkendara, pasalnya generasi millenial merupakan penyumbang terbesar angka kecelakaan lalu lintas.

“Sepanjang tahun 2018 kemarin, di Kota Malang telah telah terjadi 213 kecelakaan lalu lintas. 72% kejadian disebabkan oleh kendaraan roda dua yang mayoritas penggunanya berusia diantara 17 sampai 35 tahun,” katanya.

Lebih lanjut, pria yang pernah menjabat sebagai Kabag Ops Metro Jakarta Pusat itu mengajak membangun pola pikir dan budaya positif pada seluruh kaum millennial sebagai pengguna jalan agar menyadari terhadap pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.

Turut hadir dalam upacara bendera itu Kapolsek Klojen Kompol Budi Harianto SH, Kepala sekolah SMAN 3 Malang, Asri Widiabsari, Wakasek Bag Kesiswaan, Wawan Pramunadi, Guru serta Staf SMAN 3 Malang. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: