Jalan Gubeng Ambles, Warga Surabaya Gugat RS Siloam & PT NKE Rp 300 M

Muhammad Sholeh selaku kuasa hukum dan Kusnanhadi sebagai pengugat pada kasus Jalan Raya Gubeng. (Merdeka)

Muhammad Sholeh selaku kuasa hukum pengugat pada kasus Jalan Raya Gubeng yang ambles. (Merdeka)

Sketsanews.com, Surabaya – Merasa dirugikan dengan peristiwa Jalan Gubeng ambles, warga Surabaya menggugat RS Siloam dan PT Nusa Konstruksi Enginering (NKE), kontraktor yang mengerjakan proyek. Mereka menamakan diri ‘Masyarakat Surabaya Menggugat’.

Kuasa hukum dalam gugatan class action, Muhammad Sholeh mengatakan, pihaknya sudah mendaftarkan gugatan tersebut ke Pengadilan Surabaya, Jumat (21/12).

Gugatan itu, ditujukan pada pihak yang dianggapnya paling bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Jalan itu kini tidak bisa digunakan lagi, karena terputus total. Sekitar satu juta pengguna jalan itu, merasa dirugikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dua lembaga ini digugat, karena PT NKE adalah kontraktor yang melakukan pembangunan gedung. Sedangkan RS Siloam adalah pemilik proyek.

“Itu katanya kan bassementnya digunakan sebagai parkir Rumah Sakit Siloam,” ujar Sholeh.

Sholeh menambahkan, dalam gugatan tersebut dicantumkan kerugian yang diderita warga dan harus diganti rugi oleh dua lembaga tersebut.

Menurut perhitungannya, satu orang yang dirugikan Rp 10.000 saja, dikalikan satu juta orang, maka sehari nilai kerugian Rp 10 miliar.

Namun, jika dihitung hingga proses perbaikan yang diperkirakan membutuhkan waktu 30 hari, maka ada kerugian sekitar Rp 300 miliar.

“Nilai Rp 300 miliar itu terlihat fantastis, terlihat besar bila dirupiahkan. Tapi itu tak ada artinya bila dibandingkan kerugian sebenarnya yang diderita masyarakat,” ungkapnya, sebagaimana dilansir dari Merdeka.

Sebelumnya, Jalan Gubeng, Surabaya diketahui ambles pada Selasa (18/12) malam. Hal ini sempat menggegerkan warga yang melintasi jalan tersebut. Beruntungnya, tak ada korban jiwa maupun luka berat akibat kejadian itu.

Polda Jatim bersama Polrestabes Surabaya melakukan penyelidikan terhadap penyebab amblesnya jalan itu. Namun, hingga kini belum ada tersangka insiden ini. (Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: