Jangan Buru-buru Beli Ponsel Terbaru, Ini dia Alasannya

Salah satu ponsel premium keluaran Apple, iPhone XS. (Photo : www.9to5mac.com)
Salah satu ponsel premium keluaran Apple, iPhone XS. (Photo : www.9to5mac.com)
Salah satu ponsel premium keluaran Apple, iPhone XS. (Photo :
www.9to5mac.com)

Sketsanews.com, Jakarta – Kehadiran teknologi baru mendorong banyak merek ponsel untuk melakukan perilisan perangkat terbaru, hingga akhirnya masyarakat dihadapkan dengan banyak pilihan yang sulit mereka putuskan.

Namun faktanya membeli ponsel baru tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Dilansir dari Slashgear, Sabtu, 1 Desember 2018, ada enam alasan mengapa Anda tidak boleh terburu-buru membeli ponsel baru:

1. Edisi spesial

Ada beberapa merek yang merilis edisi, warna, dan bahan khusus setelah mereka melakukan peluncuran secara global. Perusahaan seperti Huawei, Samsung dan OnePlus, biasanya akan merilis edisi tersebut setelah beberapa minggu melakukan peluncuran.

Misalnya, Samsung yang merilis warna sunrise gold dan burgundy red pada edisi khusus Galaxy S9 beberapa minggu setelah perilisan.

2. Turun harga

Biasanya ponsel yang baru rilis harganya belum stabil, cenderung akan mengalami penurunan. Contohnya seperti Essential Phone PH-1 yang diluncurkan pada 17 Agustus 2017 memiliki harga US$700, namun pada awal tahun ini turun menjadi US$500.

Bahkan, terkadang hanya menunggu beberapa minggu saja Anda akan menemukan harga yang berbeda.

3. Kurangnya aksesoris?

Membeli ponsel baru di awal perilisan akan membuat Anda kesulitan mencari aksesorisnya, seperti casing atau pelindung layar.

Walaupun memang baru-baru ini banyak pabrikan ponsel yang memberi aksesoris di atas secara cuma-cuma, namun jika Anda tidak memilikinya, maka akan ada konsekuensi yang Anda terima.

4. Bagian perbaikan

Mengacu pada poin sebelumnya, biasanya tidak mudah untuk memperbaiki ponsel yang rusak dalam kurun waktu beberapa minggu pascapeluncuran.

Contohnya, kisah mengenai Google Pixel 3, di mana bukan hanya Google saja yang tidak bisa memperbaiki, selama satu bulan pihak ketiga juga tidak bisa mendapatkan bagian yang diperlukan untuk perbaikan.

5. Pembaruan perangkat lunak

Pembaruan perangkat lunak terkadang menjadi suatu hal yang penting ketika ponsel baru saja diluncurkan. Contohnya, seperti iPhone 8 yang butuh pembaruan, orang-orang yang tidak mendapatkan itu memilih untuk pergi ke pihak ketiga.

Lalu, ada Razer Phone 2 yang ditemukan tidak dapat bekerja dengan kartu SIM Verizon. Walaupun perbaikan datang dengan cepat, namun tidak masalah jika seharusnya pengguna membelinya setelah satu sampai dua bulan peluncuran.

6. Pertama bukan berarti terbaik

Pemilik ponsel perdana dari smartphone yang baru saja dirilis bukanlah suatu hal yang bisa dibanggakan. Sebab, pembeli akhir akan mendapat lebih banyak ulasan mengenai ponsel tersebut. Pengguna dapat meminimalisir kerugian sebelum membeli ponsel baru. (wal)

sumber: viva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: