Jembatan Bajulan Ambrol Disebabkan Terjangan Rumpun Bambu

Sketsanews.com, Madiun – Ambrolnya Jembatan Bajulan, akses penghubung natar kecamatan di Desa Bajulan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, disebabkan karena sejumlah faktor. Salah satunya faktor pengaruh sampah bambu yang melintas di bawah jembatan saat diterjang air banjir (23/4/2019).

Setelah dilakukan identifikasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun, menemukan sejumlah faktor. Kerusakan terjadi akibat kondisi pilar yang retak dan banyaknya sampah bambu (bambrongan) yang menerjang pilar pilar jembatan.

Terlebih saat banjir pada bulan Maret lalu debit air meningkat sehingga dampak dari terjangan air tersebut mengakibatkan pondasi jembatan retak hingga runtuh .

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Heru Sulaksono menjelaskan, saat ini Jembatan Bajulan masih ditutup total. Karena kondisi jembatan mengkhawatirkan jika dilalui kendaraan, meski jembatan itu merupakan akses jalan kendaraan berat , dari arah Madiun menuju Surabaya, seperti dikutip dari pojokpitu.

Saat ini DPUPR Kabupaten Madiun masih berkoordinasi dengan BPKAD terkait anggaran untuk perbaikan Jembatan Bajulan tersebut. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi, mengingat sebentar lagi sudah memasuki bulan ramadhan dan masa angkutan lebaran,” kata Heru Sulaksono.

(Tb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: