Jorge Lorenzo Juara di MotoGP Austria 2018

Pebalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo. Foto: Istimewa

Sketsanews.com, Spielberg – Pembalap Ducati Jorge Lorenzo berhasil menangkan Grand Prix (GP) Austria setelah pertarungan yang menegangkan menghadapi Marc Marquez. Pada balapan yang digelar di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (12/8), Lorenzo berhasil mengejar Marquez jelang balapan berakhir.

“Salah satu balapan terbaik saya selama ini,” kata Lorenzo usai balapan, Ahad (12/8).

Pertarungan Lorenzo melawan Marquez berjalan sangat ketat terutama jelang balapan berakhir. Meski hanya bisa naik podium di posisi kedua, Marquez mengaku sangat senang dengan jalannya dan hasil balapan ini. “Ya di posisi kedua tapi saya berikan semuanya, saya senang karena saya berikan segalanya dan pertunjukan yang bagus,” kata Marquez.

Marc Marquez yang start terdepan di GP Austria langsung disalip Andrea Dovizioso saat bendera start dikibarkan. Di belakang pembalap Honda dengan nomor 93 itu ada Jorge Lorenzo yang terus membututi di posisi ketiga. Di putaran kedua, Marquez berhasil kembali merebut posisi terdepan.

Dovizioso sedikit kecewa tidak bisa mempertahankan posisinya di awal balapan tersebut. “Saya tidak bisa balapan dengan cara yang saya inginkan, saya agak sedikit lelah”, kata Doviziso.

Lorenzo berada di posisi kedua dan Dovizioso di urutan ketiga. Rossi yang start di posisi ke-14 naik ke posisi ke-11. Tiga lap berjalan, Marquez masih kuat di barisan terdepan.

Marquez yang jatuh saat pemanasan dapat menikung dengan halus selama balapan berlangsung. Posisi Marquez kian menjauh dari Lorenzo. Pembalap asal Spanyol tersebut juga cukup kuat mengimbangi dua pembalap Ducati di lintasan lurus. Membuat Marquez terus menambah jarak dari dua pembalap di belakangnya tersebut.

Sementara itu, Cal Crutlow dan Danilo Petrucci berturut-turut berada di belakang Dovizioso. Pada putaran keenam, Rossi terus berusaha naik ke barisan depan. The Doctor berada di posisi kesembilan di lap keenam.

Di belakangnya, ada Johann Zarco dan Dani Pedrosa. Sementara, itu Maverick Vinales tertahan di urutan ke-16. Pada lap kesembilan Rossi terus menunjukkan tajinya ia berhasil naik ke posisi ke depan, sementara Pedrosa berhasil melewati Zarco dan naik ke posisi 10.

Pada putaran ke-11, Marquez semakin jauh meninggalkan Lorenzo. Ia membuat jarak cukup jauh dengan rekan senegaranya itu. Dovizioso yang menjadi pembalap tercepat saat pemanasan justru tertahan di posisi ketiga dan tidak mampu menyalip rekan setimnya, Lorenzo.

Pada lap ke-12 jarak antara Lorenzo dan Dovizioso semakin tipis. Mereka bahkan sempat sejajar di Ttikungan 3 sebelum akhirnya Lorenzo kembali memimpin. Di putaran ke-13 Vinales akhirnya bisa menyalip Bradley Smith dan naik ke posisi ke-14 setelah Ianone sempat keluar dari lintasan.

Di putaran ke-15 pertarungan antara dua pembalap Ducati Lorenzo dan Dovizioso memperebutkan posisi kedua terus berlanjut. Meski Dovizioso terus menjaga jarak tapi pembalap asal Italia tersebut tidak mampu mengejar Lorenzo.

Pada putaran ke-17 Lorenzo berusaha menyalip Marquez di Tikungan 3 tapi gagal. Akhirnya ia berhasil menyalip Marquez di putaran berikutnya meski tidak lama Marquez kembali mengambil alih posisi terdepan.

Masih di putaran ke-18, Lorenzo kembali berhasil menyalip Marquez. Pembalap berusia 31 tahun tersebut pun berusaha keras mempertahankan posisinya. Sementara Marquez mati-matian ingin kembali merebut posisi pertama.

Sementara itu, Dovizioso yang berada di posisi ketiga cukup jauh tertinggal di belakang. Di saat bersamaan Rossi berhasil naik posisi ketujuh dan Pedrosa ke posisi keenam.

Pilihan ban soft membuat Lorenzo sangat sulit taklukan terutama di tikungan. Sementara Marquez yang memilih ban medium dan hard cukup stabil tapi ia tidak bisa mendorong motornya lebih cepat di tikungan.

Pada putaran ke-23 Marquez masih membututi Lorenzo dengan jarak yang sangat dekat. Di sisi lain Valentino Rossi dapat mempertahankan posisinya di urutan keenam.

Pada putaran ke-25 disisa tiga lap lagi Marquez berhasil mengejar Lorenzo di tikungan 3. Ia masuk ke sisi dalam saat Lorenzo terlalu melebar. Di lap yang sama Lorenzo berhasil kembali mendapatkan posisi terdepan.

Marquez sempat terlihat terlalu keras kepala. Motor kedua pembalap tersebut terlihat sempat bersentuhan. Lorenzo pun terpaksa kembali turun ke posisi kedua. Jelang putaran terakhir motor kedua pembalap tersebut kembali terlihat bersentuhan di lintasan lurus dan akhirnya Lorenzo memenangkan pertarungan tersebut.

Marquez sempat menyalipnya tapi Lorenzo segera kembali melewati Marquez. Di putaran terakhir Lorenzo terus mendorong motor sekuat tenaga. Marquez gagal mengejar Lorenzo di dua tikungan terakhir.

Setelah pertarungan yang menegangkan, akhirnya Lorenzo memenangkan Grand Prix Austria. Marquez yang memimpin hampir sepanjang balapan harus puas di tempat kedua lalu disusul oleh Dovizioso di urutan ketiga. (Ad)

Sumber: Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: