Jumlah anggota DPR disepakati jadi 575 orang

Dok. Gedung DPR/MPR

 

Dok. Gedung DPR/MPR

Sketsanews.comJakarta  Pansus RUU Pemilu dan pemerintah menyepakati penambahan kursi DPR RI menjadi dari 560 kursi menjadi 575 anggota.

Ketua Pansus RUU Pemilu, Lukman Edy, mengatakan pertimbangan penambahan jumlah kursi DPR RI sebanyak 15 kursi itu karena beberapa hal. Pertama, untuk menutupi kekurangan representasi di beberapa provinsi antara lain, Riau, Lampung, Kalimantan Barat dan Papua.

Keempat provinsi tersebut harga kursinya terlalu mahal dibanding daerah lainnya, sehingga under represented masing masing 2 kursi. Sedangkan provinsi lain yang juga under represented 1 kursi adalah antara lain Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Banten, Sultra, Sulbar, dan NTB.

“Total under represented adalah 19 kursi tersebar di 12 Provinsi. Kekurangan representasi di 12 Provinsi tersebut bukan akibat bertambahnya penduduk tetapi akibat dari kekeliruan menghitung representasi pada pemilu pemilu sebelumnya, sehingga harus dilakukan perbaikan,” kata Lukman Edy di Jakarta, Minggu.

Kedua, adanya Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Kalimantan Utara, yang berdasarkan ketentuan distrik magnitude dalam UU ini harus memperoleh representasi sebanyak 3 kursi DPR.

Ketiga, jika dihitung berdasarkan jumlah penduduk secara faktual beberapa Provinsi juga mengalami kelebihan representasi, antara lain seperti Sulawesi Selatan, kelebihan 3 kursi, Sumatera Barat, kelebihan 2 kursi NTT, kelebihan 2 kursi Aceh, kelebihan 2 kursi
Jatim, kelebihan 1 kursi Kalteng, kelebihan 1 kursi Kalsel, kelebihan 3 kursi Kaltim, kelebihan 1 kursi

Keempat, Untuk menjamin azas keadilan didalam UU pemilu ini, maka harus ada perubahan dan penyesuaian. Tidak boleh ada daerah yang under represented sementara daerah lainnya over represented. Pansus bersepakat azas keadilan harus menjadi pedoman didalam menyusun penyebaran daerah pemilihan dan penentuan wakil dari masing-masing provinsi.dikutip dari Rimanews

(Tb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: