Kalau Mereka Sisi Bisnis, Kami Safety dan Kesejahteraan Ojol

Foto :istimewa

Foto :istimewa

Sketsanews.com, Jakarta – Akhirnya terbit juga keputusan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) untuk tarif ojek online. Para penyedia jasa atau driver ojol menyambutnya dengan baik.

Penetapan ini akan berlaku bulan Mei 2019 mendatang. Walaupun tidak sesuai dengan harapan yang mereka inginkan.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah akhirnya merilis tarif baru untuk ojol. Walau tak sesuai dengan yang kita pinta (Rp 2.400/km), tetapi ini adalah langkah baik (Rp 2.000/km tanpa potongan),” ujar Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono.

Harapannya terhadap keputusan pemerintah tersebut driver ojol semakin meningkat kesejahteraannya, serta mengucapkan terimakasih kepada pemerintah.

“Lalu saya berterima kasih juga bahwa pada akhirnya tarif ini ditentukan oleh pemerintah sehingga harapannya driver ojol bisa sejahtera,” jelasnya.

Kepada pemerintah Garda mengajukan tarif kenaikan ojol dari Rp 1.600/km ke Rp 3.000/km. Akan tetapi pemerintah melakukan pertimbangan dari konsumen ojol, maka ditetapkanlah tarif menjadi Rp 2.400/km.

Hal ini disesuaikan dengan meningkatnya kebutuhan driver ojol seperti biaya servis kendaraan, cicilan kendaraan, kesehatan, sampai pengadaan perlengkapan pendukung seperti sepatu, seiring dengan naiknya nilai ekonomi, maka kesejahteraan ojol perlu diperhatikan, tidak hanya dari bisnis saja.

“Kalau mereka kan sisi bisnis yang dipikirkan, kalau kami sisi safety dan kesejahteraan. Hitungan itu sudah kami berikan kepada Menhub, dan mereka juga sudah melihat bahwa perkilometer kita perlu biaya perawatan kendaraan, pembelian sparepart, BBM, perawatan kesehatan bagi drivernya, biaya pulsa, pembelian tunjangan seperti sepatu dan lainnya sesuai peraturan. Itu kan butuh biaya. Jadi sudah sewajarnya tarif ojol naik. Nilai ekonomi juga sekarang meningkat,” tuturnya. (Gs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: