Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Kapolres Malang: Jabatan Taruhannya Bila Anggota Terbukti Pungli

Kapolres Malang: Jabatan Taruhannya Bila Anggota Terbukti Pungli

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung S.H., S.I.K., Msi didampingi Kasat Lantas AKP M.Probandono Bobby S.H., S.I.K dan Dishub Kab Malang dalam giat FGD pencegahan praktek pungli, Kamis, 17/5/2018. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Polres Malang mengelar Fokus Group Discussion (FGD) dengan menghadirkan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang serta para pengusaha transportasi angkutan barang maupun orang, Kamis (17/5).

Hal ini dimaksudkan dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri khususnya Polres Malang.

Kegiatan yang digelar di ruang eksekutif Polres Malang, FGD dipimpin langsung olej Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung S.H., S.I.K., Msi didampingi Kasat Lantas Polres Malang AKP M. Probandono Bobby S.H., S.I.K.

Digelarnya forum seperti ini membuktikan kalau Polres Malang mau dikritik dan mau diajak kerjasama. Terutama dalam bidang pelayanan yang menjadi prioritas Kapolres Malang AKBP Yade untuk tidak main-main dalam melayani masyarakat.

Acara positif yang diadakan oleh Polres Malang guna memberikan wawasan kepada seluruh pengusaha transportasi agar bisa saling memahami serta mengerti tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Kalau dilapangan ada anggota Polres Malang yang terbukti melakukan pungli silakan laporan ke saya selalu Kapolres Malang dan Kasat Lantas. Catat nama anggota yang melakukan pungli dan dimana kejadiannya,” tegas AKBP Yade Setiawan Ujung S.H., S.I.K., Msi.

Lebih lanjut, ia megaskan, bahwa seperti yang dikatakan Wakapolri kalau ada anggota yang terbukti melakukan pungli langsung dipecat.

Giat Fokus Group Discussion (FDG) di ruang eksekutif Polres Malang bersama para pengusaha transportasi angkutan barang maupun orang akan terjalin sinergitas yang lebih baik lagi, Kamis, 17/5/2018.(Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

“Bukan hanya disatuan Lalu lintas saja. Akan tetapi diseluruh kesatuan tugas yang ada dikepolisian. Begitupun juga Polres Malang kalau ada anggota Polres Malang yang terbukti melakukan pungli, jabatan taruhannya,” katanya.

Dengan telah digelarnya FGD dalam rangka mencegah praktek pungli diwilayah Kabupaten Malang, ini mendapat respon positif bagi perserta undangan yang hadir.

Seperti yang dikatakan Budi salah satu pemilik PO Bogong yang bergerak dibidang transportasi angkutan orang.

“Selama ini kami nilai pihak Kepolisian Polres Malang telah bekerja dengan baik.Terutama disatuan Polantas kalaupun sering digelarnya razia itu wewenang pihak kepolisian”, ujarnya.

“Kita sebagai masyarakat tentunya harus patuh terhadap Undangan-undangan lalu lintas. Dengan kejadian di Sidoarjo seorang sopir mengadu ke Presiden.Saya harap kepolisian tetaplah bersemangat dalam bertugas”, pungkas Budi.

(Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: