Kasus Dugaan Pencabulan di Kota Malang Temui Titik Terang

Kasat Reskrim

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna, memberikan keterangan tentang kasus dugaan pencabulan yang terjadi di SDN Kauman 3 Kota Malang, Selasa, 26/2/2019 . (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Polisi menaikkan status dugaan kasus pencabulan yang terjadi di SDN Kauman 3 Kota Malang dari penyelidikan ke penyidikan. Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Malang Kota (Makota) AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat ditemui awak media, Selasa, 26/2/2019.

Komang mengungkapkan, bahwa perkembangan proses penyidikan dari kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh IS (59) sampai saat ini sudah menemukan titik terang. Dalam penyidikannya, dua orang pelapor sudah dinaikkan ke penyidikan.

“Sehingga pemeriksaan saksi-saksi sudah kami tingkatkan ke pro justisia, dalam artian ada perkembangan yang cukup signifikan terkait dengan pemenuhan alat bukti yang diindikasi mengarah kepada dugaan kasus cabul tersebut,” Kata Komang.

Ia menegaskan, bahwa pihaknya tetap akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi diantaranya wali murid, guru, serta Dinas Pendidikan Kota Malang dan terlapor guna melengkapi berkas perkara.

Baca juga: Kasus Pedofilia, Walikota Malang Datangi SDN Kauman 3

Walikota Malang Akan Tindak Tegas Pelaku Pedofilia di SDN Kauman 3

Ratusan Massa Geruduk Diknas Kota Malang, Tolak Pelecehan Seksual

Selain itu berdasarkan hasil pemeriksaan, Kasat Reskrim Polres Makota menegaskan, bahwa terlapor telah mengakui perbuatannya. Namun Polisi tetap akan menempuh proses penyidikan.

“Dalam proses penyidikan pada akhirnya nanti akan kami tetapkan tersangka, tetapi pemeriksaan saksi-saksi sedang berlangsung dan penyidikan sudah berjalan. Tentunya kita harapkan akan semakin mengerucut,” tegas Kasat Reskrim.

Disinggung soal upaya paksa penangkapan berupa penahanan, Komang menjelaskan bahwa pihaknya masih terus berupaya mendalami sejumlah saksi. “Sampai saat ini kami masih mendalami saksi-saksi. Selain itu, terlapor juga cukup kooperatif,” terang Komang.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa telah terjadi kasus dugaan pencabulan yamg dilakukan oleh seorang oknum PNS di SDN Kauman 3 Kota Malang. Dalam kasus ini sebanyak 20 siswa telah menjadi korban pedofilia yang dilakukan oleh oknum PNS. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: