Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Kebakaran Melahap Habis Gudang Mebel

Kebakaran Melahap Habis Gudang Mebel

Petugas PMK memadamkan api di gudang mebel. (Foto:Abdul Alim)

Sketsanews.com, Karanganyar – Kebakaran melumat habis gudang produksi dan penyimpanan perabot milik Toko Jaya Karya Meubel di Jalan Karanganyar-Sukoharjo, Dusun Ngaliyan, Kelurahan Lalung, Karanganyar Kota, Minggu (17/6/2018) petang.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya saja kerugian capai Rp 200 juta serta jalan sementara ditutup untuk keperluan pemadaman api,” kata Kapolsek Karanganyar Kota, AKP Ridwan kepada wartawan, Senin (18/6/2018).

Api meluluhlantakkan gudang yang menyimpan cairan mudah terbakar seperti tinner dan minyak tanah itu. Kapolsek mengatakan penyebab kebakaran diduga korsleting listrik mesin. Saat itu, tak ada aktivitas di gudang karena karyawan maupun pemilik sedang mudik lebaran.

“Asap membumbung tinggi terlihat di angkasa. Lalu saya cari sumbernya. Ternyata kobongan di gudang mebel,” kata Mulyadi, seorang warga di lokasi kejadian.

Rumah Mulyadi tak jauh dari gudang tersebut, sehingga kepulan asap jelas terlihat serta terdengar letupan. Selain dirinya, puluhan warga langsung menuju lokasi yang berada di tepi jalan raya penghubung Karanganyar-Jumantono itu. Selain membakar habis mebel, juga menghanguskan mesin diesel serta sebuah truk yang biasanya mengangkut persewaan sound system .

Lebih dari tiga truk PMK hilir mudik ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah berjibaku sejam lebih, kebakaran berhasil dijinakkan meski isi gudang tak bisa diselamatkan.

Informasi di lokasi kejadian, seperti dilansir dari KrJogja, gudang itu milik seorang warga Kebakkramat bernama Sumarno. Ia pemilik toko Jaya Karya Meubel yang terletak berseberangan dari gudang.

“Tadi saya telepon pemiliknya, mau mengabarkan gudangnya terbakar. Katanya mereka masih di Sragen,” selorohnya

Ruas jalan Karanganyar-Lalung terpaksa ditutup sementara mulai simpang empat SPBU Lalung sampai simpang empat Lalung-Bekonang, untuk kepentingan memadamkan kebakaran. Akibatnya, seluruh kendaraan terpaksa berputar arah, termasuk pemudik.

“Distop. Enggak boleh lewat. Ada kebakaran di sana,” kata seorang pemudik asal Temanggung, Solikhin yang mengendarai mobilnya.

Ia sempat terjebak di jalan bersama puluhan mobil pelat luar kota lainnya yang hendak melintas di Jalan Lalung-Sukoharjo. Solikhin dan keluarganya berniat ke rumah kerabat di Jumantono, usai bersilaturahmi di Papahan. Penggal jalan di kedua ujung diportal dengan kayu dan tali rafia untuk menghalau kendaraan menembusnya.

Sejumlah aparat kepolisian dan relawan mengarahkan kendaraan roda dua mengambil jalan pintas ke gang-gang kampung. Sedangkan mobil diarahkan satu persatu berbalik arah. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: