Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Olahraga Kehilangan Motor, Penggemar Ini Dapat Penggantinya dari Presiden SFC

Kehilangan Motor, Penggemar Ini Dapat Penggantinya dari Presiden SFC

Presiden SFC, Dodi Reza Alex Noerdin, menyerahkan motor kepada Kitum dan kedua anaknya. (Foto: Okezone/Mewan Haqulana)

Sketsanews.com, Palembang – Kitum Risdakasinda akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya, motornya yang hilang pasca-menyaksikan pertandingan Sriwijaya FC (SFC) melawan Bali United di semifinal Piala Presiden beberapa waktu lalu, benar-benar diganti oleh Presiden Klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex Noerdin.

Dodi Reza menyerahkan langsung sepeda motor baru kepada Kitum saat melakukan nonton bareng (nobar) di laga perdana Sriwijaya FC kontra Persiba Balikpapan pada turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018. Saat mendapatkan motor baru tersebut, Kitum didampingi oleh kedua anaknya.

Tak hanya motor, buruh sawmil yang tinggal di Desa Nusa Makmur Dusun II RT 04, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, itu juga menerima sebuah jersey orisinal Tim Laskar Wong Kito –julukan Sriwijaya FC. Dodi mengaku hadiah ini sebagai bentuk keprihatinan dan apresiasinya atas usaha yang telah dilakukan Kitum untuk menyaksikan laga SFC.

“Saya prihatin dengan kejadian seperti ini. Banyak sekali memang yang kami dengar kehilangan sepeda motor seperti ini. Namun, perjuangan Kitum, patut kami apresiasi,” kata Dodi, di Palembang.

Kitum memang harus berjuang keras untuk menyaksikan laga SFC. Ia harus meminjam sepeda motor untuk berangkat ke Stadion Gelora Jakabaring, Palembang.

Mengajak serta dua anaknya, Kesen Wiratama Yuda dan Arnes Tri Irawansah, Kitum harus menempuh perjalanan selama tiga jam sebelum tiba di Stadion Gelora Jakabaring. Namun sayang, saat tiba, Kitum dan dua anaknya justru tak memperoleh tiket karena telah habis terjual.

Nahasnya, nasib sial malah dialami Kitum. Selain tak bisa menyaksikan tim kebanggaannya bertanding, ia juga harus kehilangan motornya saat tiba di parkiran. Mendengar cerita nahas yang dialami Kitum dan kedua anaknya, Bupati Muba ini pun terenyuh.

“Perjuangan ini, yang membuat hati saya terenyuh. Ini contoh suporter yang sejati. Kami tidak tahu apa yang dialami enam jam pulang pergi, penuh risiko demi Sriwijaya FC. Hal ini yang patut kami banggakan,” tutur Dodi Reza.

Kitum dan kedua anaknya mengaku senang dengan respons yang ditunjukkan oleh pihak SFC. Ia pun mengaku tak akan pernah berhenti mendukung Sriwijaya FC yang memang jadi tim kesayangan keluarganya. Kitum juga mengaku tidak trauma untuk kembali ke Stadion Gelora Jakabaring, meski sepeda motornya hilang. Lebih jauh, ia pun berharap prestasi SFC akan lebih baik lagi dengan komitmen dan semangat yang ada di tubuh tim saat ini.

“Apa pun yang terjadi saya tetap dukung Sriwijaya FC. Anak saya nge-fans sekali dengan Teja Paku Alam dan Hamka Hamzah, karenanya ingin saksikan langsung saat itu,” ungkapnya.

Di sisi lain, Dodi secara tegas meminta pengelola Jakabaring Sport City untuk lebih meningkatkan pengamanan serta menjaga seluruh aset, termasuk kendaraan milik penonton. Apalagi, nanti di Liga1, Sriwijaya FC akan menjalani sejumlah laga home yang membuat para fans datang menyaksikan secara langsung. Dikutip dari Okezone.

(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: