Kejari Malang Dalami Kasus Penyelewengan Dana Universitas Negeri Malang

(Foto: Imam Muchlis/Sketsanew.scomg

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Malang, Ujang Supriyadi (kiri). (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang hingga kini masih terus mendalami hasil dari keputusan Mahkamah Agung (MA) soal Kasus yang yang terjadi di Universitas Negeri Malang (UM).

Kasus itu terkait pengadaan sarana peningkatan pendidikan tahun anggaran 2009 yang merugikan negara sekitar Rp. 15 milyar.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Malang, Ujang Supriyadi saat ditemu wartawan di kantornya, Senin, 11/2/2019.

Ia menegaskan, bahwa pihaknya telah membentuk tim yang akan melakukan pengumpulan data. “Setelah mengkaji Amar putusan Mahkama Agung, tim langsung melakukan fullbaket serta pengumpulan data,” katanya.

Dia menyebut adanya nama-nama baru yang muncul dalam kasus itu sehingga dalam pelaksanaan fullbaket pihaknya menerjunkan inteljen. “Sebagai langkah selanjutnya maka sejumlah jaksa dan dari inteljen diturunkan. Perkiraan dalam waktu satu dua minggu sudah diperoleh data-datanya,” tegas Ujang.

Teknisnya, bisa mendatangi dan menggali informasi dari berbagai pihak, ataupun terhadap nama nama yang muncul.

Ditanya berkaitan dengan informasi terbaru soal penangkapan Sutoyo, Kasi Pidsus itu saat ini tengah fokus menangani amar putusan MA.

“Sejak dilakukan eksekusi terhadap salah satu terpidana hingga kini belum ada data terbaru. Memang dulu dari pihak keluarga mau memberikan data baru. Namun sampai sekarang tidak ada, yang pasti kita fokus terhadap hasil Amar Putusan MA,” pungkas Ujang. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: