Kejari Malang Musnahkan 17 Kg Ganja

Pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Kota Malang, Selasa, 9/7/2019. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Kota Malang, Selasa, 9/7/2019. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Dalam rangka memperingati hari bakti Adiyaksa ke-59, Kejaksaan negeri (Kejari) kota Malang musnahkan barang bukti berupa ganja seberat 17 Kg, Selasa, 9/7/2019.

Pemusnahan yang dilaksanakan dihalaman Kejari kota Malang itu dihadiri oleh Wali kota Malang, Kapolres Malang Kota, Kodim 0833 kota Malang, Kepala BNN, kepala Dinas Kesehatan, serta kepala Pengadilan Negeri.

Kepala Kejari Kota Malang, Amran Lakoni menuturkan, bahwa pemusnahan itu merupakan suatu tindakan yang berlandaskankan hukum.

Selain itu kejari juga memusnahkan barang bukti lainnya berupa shabu-shabu seberat 831,12 gram dari 13 perkara, VCD bajakan sebanyak 636 keping, pil dan obat-obatan 42.915 butir, 24.413 bungkus barang kena cukai yang dilekati dengan pita cukai palsu jenis sigaret kretek, timbangan digital, serta ratusan HP dari berbagai merek.

“Kami musnahkan karena sudah tidak tertampung di gudang, jadi kita musnahkan. Kami musnahkan semua, yang belum masih dalam proses perkara,” katanya Amran dihadapan awak media, Selasa (9/7).

(Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Ia menyebutkan, bahwa sejumlah barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan penanganan kasus sejak November 2018 hingga Maret 2019 yang sudah berkekuatan hukum tetap oleh pengadilan.

“Ada sekitar 230 perkara kasus yang kita musnahkan. Itu dari bulan November hingga Maret 2019, semua itu limpahan dari Polres, ada yang Polsek. Sementara barang bukti didominasi oleh sabu-sabu dengan 134 perkara,” ujar Amran.

Kepala Kejari mengaku, hingga saat ini telah terjadi penurunan penanganan kasus pidana. Ia juga mengapresiasi kinerja dari aparat kepolisian dan TNI yang bekerja untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kalau perkara yang ditangani lebih kecil tahun ini. Tergantung sikon mungkin ini kan sudah banyak pengamanan dari polisi juga,” terang Kepala Kejaksaan Negeri Malang.

Sementara itu Wali Kota Malang, Drs. Sutiaji mengucapkan terima kasih atas kerja sama antar lembaga-lembaga seperti Kepolisian, TNI, Kejaksaan, bahkan dari Pengadilan Negeri.

“Ini merupakan hasil kerja bersama dan informasi masyarakat yang ditindaklanjuti aparat keamanan dan kejaksaan,” kata Sutiaji

Sutiaji juga menegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum dan terus memburu pelaku penyalahgunaan narkotika. (Lis/Slk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: