Keluarga Korban Hajar Terdakwa Pembunuh Pensiunan Polisi

Terdakwa dipukuli keluarga korban kasus pembunuhan. (Liputan6.com/Dewi Divianta)

Terdakwa dipukuli keluarga korban kasus pembunuhan. (Liputan6.com/Dewi Divianta)

Sketsanews.com, Denpasar – Aksi penyerangan terhadap para terdakwa kasus pembunuhan Aiptu Made Suanda (58) kembali terjadi di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Selasa, 5 Juni 2018.

Kekecewaan dilontarkan keluarga korban usai sidang pembelaan dari pihak terdakwa. Kekecewaan keluarga korban diluapkan di luar sidang lantaran pendamping hukum dari Pusbakum membacakan pembelaan sangat pelan.

Begitu ke luar ruang sidang, empat terdakwa kasus pembunuhan pensiunan polisi, yakni I Gede Ngurah Astika, Dewa Putu Alit Suadiasa, Putu Veri Permadi, dan Made Budianto yang dituntut bervariasi maksimal 15 tahun penjara itu lolos dari pengawalan petugas polisi yang berjaga.

Tanpa banyak kata, anak-anak berikut istri korban dan para kerabat langsung menyerang para terdakwa.

“Jangan suruh kami diam ya, pak polisi. Ingat bapak saya yang dibunuh juga pernah jadi polisi. Biar kami luapkan. Enak sekali dia bunuh bapak saya sampai berulat,” teriak putri sulung korban.

Suasana gaduh pun terjadi hingga para terdakwa kasus pembunuhan itu akhirnya berhasil diamankan menuju sel titipan, seperti yang dikutip dari Liputan6.
(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: