Kemampuan Dasar Merata, Saatnya Mencari Yang Punya Skill Istimewa

Sketsanews.com – Final Audisi Umum Bulu Tangkis 2019 memasuki fase yang sangat krusial. Hari ini (21/11), pelatih PB Djarum menjalankan fase eliminasi. Bukan satu, tetapi dua sekaligus.

Awalnya, ada 133 atlet yang bertanding di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Mereka inilah yang disebut lolos dari eliminasi pertama. Pada fase ini, tidak ada tahap pencoretan. Hanya saja, jumlahnya berkurang dari 134 orang menjadi 133 karena satu pemain asal Kudus mengundurkan diri karena sakit.

Pada hari kedua hari ini, final audisi berjalan dengan lebih keras dan ketat. Sebab, seluruh peserta menjalani dua eliminasi sekaligus. Yakni pada siang dan sore hari. Sesi pengumuman sendiri sangat menguras emosi.

Para peserta yang tidak terpilih, terutama yang sudah tidak memiliki kesempatan tahun depan, larut dalam keharuan yang sangat mendalam. Mereka menangis karena harapannya untuk menerima beasiswa bulu tangkis dan menjadi pemain PB Djarum patah.

Dalam eliminasi kedua ini, jumlah atlet yang tersaring adalah 87 orang. Pada sore harinya, jumlahnya menyusut lagi menjadi 71 atlet cilik. Mereka ini terbagi dalam dua kelompok umur yakni U-11 dan U-13 putra serta putri.

Dari 71 atlet tersebut, jumlah pemain putri U-13 menjadi yang terkecil. Hanya sembilan orang saja. ”Mencari pemain putri memang sangat tidak mudah,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin.

Pada sesi hari ini, para peserta yang tersisa akan menjalani beep test dan eliminasi keempat.

Manager Tim PB Djarum Fung Permadi mengatakan bahwa tim pelatih sangat kesulitan dalam proses eliminasi. Sebab, rata-rata pemain muda sudah memiliki kemampuan dasar permainan yang baik.

”Jadi, kami mencari pemain yang istimewa. Misalnya memiliki skill pukulan kejut, smes tajam, dan cover lapangan yang baik,” kata pria yang sempat menjadi pemain nomor dunia dunia tersebut.

”Satu lagi adalah daya juang. Ini penting sebab mereka memeras keringat luar biasa dengan terus-menerus bertanding. Nah, dari sini semangat mereka bisa dilihat,” imbuhnya.

Hari ini, tim pelatih akan menggelar eliminasi keempat. Dari sana, mereka akan menentukan komposisi pemain yang masuk dalam tahap karantina. Fase ini akan digelar satu pekan mulai 23 hingga 29 November 2019. Letaknya di dua tempat yakni GOR Djarum di Jati dan Kaliputu.

Setelah tahap karantina, PB Djarum akan mengumumkan siapa saja peserta yang berhak mendapatkan beasiswa bulu tangkis dan bergabung dengan klub legendaris berusia 50 tahun tersebut.

▶ Sumber : Jawapos ◀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: