Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Olahraga Kiper Timnas Tunisia Pura-pura Cedera, Demi Pemain Lain Bisa Berbuka Puasa

Kiper Timnas Tunisia Pura-pura Cedera, Demi Pemain Lain Bisa Berbuka Puasa

Sketsanews.com, Tunisia – Beberapa negara dengan mayoritas penduduk muslim, ikut serta dalam Piala Dunia 2018 Rusia yang akan berlangsung beberapa hari lagi.

Nah, mereka pun harus melakoni persiapan menuju Piala Dunia di tengah Bulan Ramadan.

Beberapa pemain pun ternyata tetap berpuasa ketika menjalani laga pemanasan.

Salah satunya, adalah pemain Timnas Tunisia.

Mereka tetap berpuasa saat berlaga, bahkan dengan berbagai cara langsung berbuka puasa di tengah lapangan.

Dikutip dari Tribunnews, hal menarik ini diungkapkan oleh seorang jurnalis olahraga Tunisia, Souhail Khmira, lewat kicauannya di Twitter.

Souhail Khmira mengungkap, beberapa pemain Tunisia menjalankan ibadah puasa Ramadan, saat menjalani 2 laga pemanasan.

Masing-masing, saat melawan Portugal dan Turki.

Lalu, bagaimana cara mereka berbuka puasa?

Kiper Tunisia, yakni Mouez Hassen, diyakini pura-pura cedera agar bisa menyediakan waktu pada para pemain untuk berbuka puasa.

Hal itu terjadi saat laga masuk menit 48.

Sebelum terjatuh, Hassen memang sempat berbenturan dengan seorang pemain.

Tapi, usai berbenturan, Hassen tidak langsung terjatuh.

Ia baru terjatuh usai bola sudah meninggalkan lapangan.

Nah, saat tim medis datang ke Hassen, para pemain langsung mengerubungi tim medis untuk mengambil makan dan memakan sesuatu.

Mereka rupanya makan buah kurma yang dibawa oleh tim medis.

Pemain lainnya mendatangi bangku cadangan Tunisia, untuk mengambil minuman dan kurma.

Enam menit setelah berbuka puasa, Tunisia yang sebelumnya tertinggal 0-1, berhasil mencetak gol untuk mengubah kedudukan jadi 1-1.

Mereka bahkan sempat unggul 2-1, meski sebelum akhirnya kebobolan gol di menit akhir, sehingga laga berakhir imbang 2-2.

Kicauan Khmira ini akhirnya menjadi viral, mendapat 22 ribu kali retweet dan 21 ribu likes.

Netizen sempat berdebat, apakah mereka tidak bisa berbuka puasa saat turun minum.

Beberapa netizen lain berpendapat, karena laga ini berlangsung di Swiss, maka saat masa turu n minum, memang belum waktunya berbuka puasa. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: