Korea Utara Tembak Dua Rudal Balistik, Korea Selatan Prihatin

Sketsanews.com, Korea Utara kembali menembakkan dua buah rudal balistik jarak dekatnya ke laut lepas pantai timur pada hari Sabtu (24/8). Aksi ini adalah yang ketujuh kalinya sejak Pemimpin Korut Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump bertemu di perbatasan antar-Korea pada bulan Juni lalu.

Dilansir dari Channel News Asia, menurut seorang pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya, dua rudal yang baru saja ditembakkan oleh Korut tampaknya serupa dengan rudal yang diluncurkan beberapa pekan terakhir.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JSC) mengatakan, rudal balistik jarak pendek ditembakkan oleh Korut sekitar pukul 06.45 dan 07.00 dari sekitar Sondok, Provinsi Hamgyong Selatan. Keduanya terbang mencapai ketinggian 97 km dengan jangkauan 380 km.

Aksi Korut ini semakin memperkeruh upaya negosiasi denuklirisasi yang dilakukan oleh AS dan Korut yang sebelumnya sepakat untuk kembali ke perundingan.

Meski begitu, sejauh ini, AS belum berhasil melakukan upaya pembicaraan lebih lanjut, terutama sejak latihan militer gabungan antara AS dan Korsel awal bulan Agustus terjadi.

Menurut utusan AS untuk Korea Utara, Stephen Biegun yang berada di Seoul, pihaknya sedang mencari cara agar negosiasi bisa kembali ke jalur. Sedangkan pada hari Jumat (23/8), diplomat Korut mengatakan bahwa pihaknya siap untuk “dialog dan kebuntuan”.

Merespon hal ini, Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan (NSC) menyatakan “keprihatinan yang kuat” atas serangkaian peluncuran rudal Korut mengingat latihan gabungan Korsel dan AS telah berakhir.

NSC menyerukan agar Korut menghentikan aksinya agar tidak meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea. []

Sketsanews.com ❱ Original Source : rmol.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: