Kuras Radiator Setiap 5-7 Ribu Kilometer

Foto : istimewa

Foto : istimewa

Sketsanews.com, Jakarta – Radiator merupakan komponen penting pada mesin motor berpendingin cairan, kondisinya perlu dirawat. Semakin sering digunakan kualitas dari cairan radiator mengalami pengurangan volume.

Perlu dilakukan pengurasan secara berkala, tujuannya untuk menjaga kondisi cairan radiator selalu dalam kondisi prima buat mendinginkan mesin saat panas

Jika hal tersebut tidak diperhatikan, bisa berakibat kinerja mesin kurang maksimal dan menyebabkan terjadinya overheat.

“Tujuan dari kuras berkala tentu untuk menjaga kondisi cairan radiator selalu dalam kondisi prima buat mendinginkan mesin saat panas,” kata Misto, pemilik bengkel Java Motor Sport (JMS) di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Efek radiator digunakan dalam jangka lebih lama dan tidak melakukan pergantian cairan radiator, mengakibatkan kerusakan pada sistem pendinginan dan mesin.

“Selain ada yang menguap, selebihnya bisa mengendap di saluran pendinginan seperti water jacket, slang hingga radiator itu sendiri,” jelas Misto.

Dia menambahkan, cairan yang tidak diganti dapat mengental dan menimbulkan korosi atau kerak di saluran pendinginan.

Hal tersebut akan mengikis lapisan besi plat di radiator dan yang paling ekstrim dapat mengalami kebocoran cairan pendingin.

Bila sudah berada di garis minimum pada reservoir cairan radiator maka perlu ditambahkan. Untuk menjaga kondisi sistem pendingin cairan tetap prima, segeralah melakukan pengurasan jika sudah mencapai jarak tempuh 5-7 ribu kilometer.

Pengguna motor juga harus mengetahui gejala motor apabila cairan radiator mulai berkurang yakni mesin motor jadi cepat panas dan mudah overheat saat dipakai, sekalipun hanya menempuh jarak dekat dan lancar. (Gs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: