Lagi-Lagi Viral, Permen Lipstik di Cilacap Disebut Mengandung Narkoba

Foto Viral/detikcom

Sketsanews.com, Cilacap – Kabar soal minuman kemasan mengandung Benzodiazepine terbukti hoax oleh BBPOM (Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan) Pekanbaru. Tapi kabar semacam ini seolah tidak pernah ada habisnya. Kali ini giliran permen lipstik yang dikabarkan mengandung narkoba.

Informasi tersebut beredar di media sosial, salah satunya di Facebook. Disebutkan dalam informasi tersebut, seorang siswi SD di Cilacap mengalami muntah-muntah usai membeli permen lipstik. Siswi tersebut, disebut akhirnya meninggal dunia karena keracunan.

Unggahan tertanggal 1 Oktober 2018 pukul 10.33 tersebut hingga saat ini mendapatkan 18 ribu reaksi, 17 ribu komentar dan 53 ribu kali dibagikan (share). Sebagian besar komentar mengaminkan doa yang memohonkan arwah siswi tersebut ditempatkan di sisi yang Maha Kuasa.

Informasi menyebut seorang bocah meninggal setelah membeli permen tersebut. Foto: viral

Tidak jelas betul informasi produk yang dimaksud karena foto yang disertakan tampak buram, sehingga kode registrasi sulit diidentifikasi. Dalam beberapa kesempatan, BPOM menjamin mutu dan keamanan produk pangan yang memiliki nomor izin edar. Nomor tersebut tercantum di kemasan.

Belum ada keterangan resmi tentang informasi ini di situs pom.go.id hingga saat ini. Sementara Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito juga belum memberikan tanggapan saat dihubungi.

Apa daya, informasi meresahkan ini cepat sekali menyebar di berbagai grup WhatsApp. Banyak yang menanyakan apakah informasi ini valid atau cuma hoax, seperti yang dikutip dari detikcom.
(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: