Lagi, Tim SAR Evakuasi Tiga Jenazah Korban Tambang Longsor

Sebanyak tiga jenazah berhasil dievakuasi dari reruntuhan longsor tambang emas rakyat di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). SINDOnews/Cahya

Sebanyak tiga jenazah berhasil dievakuasi dari reruntuhan longsor tambang emas rakyat di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). SINDOnews/Cahya

Sketsanews.com, Sulawesi Utara – Sebanyak tiga jenazah berhasil dievakuasi dari reruntuhan longsor tambang emas rakyat di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Jenazah tersebut dievakuasi oleh tim SAR Gabungan, Selasa (5/3/2019) pagi. “Korban ditemukan pukul 05.00 Wita, 07.35 Wita dan 07.46 Wita,” kata Humas Humas SAR Manado, Fery Ari Yanto.

Dengan demikian kata Fery, jika Senin kemarin menemukan satu jenazah dan satu kaki kanan korban. Hari ini tim SAR Gabungan menemukan tiga jenazah utuh.Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin Gubernur Olly Dondokambey, dan Wakil Gubernur Steven O.E Kandouw dalam keterangan tertulisnya menyatakan akan menyiapkan santunan bagi korban longsor tambang emas rakyat di Desa Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Kami akan memberikan santunan bagi korban meninggal. Ada tim dari Pemprov Sulut yang diturunkan ke sana untuk mendata jumlah korban longsor,” kata Olly.

Untuk diketahui, sejak 27 Februari 2019, Pemprov juga telah menugaskan Kepala BPBD Sulut ke lokasi longsor untuk berkoordinasi dengan BPBD Bolmong dan BPBD Kotamobagu terkait pendampingan dan dukungan terhadap upaya evakuasi, bantuan logistik serta peralatan yg dibutuhkan. Bantuan awal yang telah diserahkan BPBD Sulut terdiri dari makanan, senter dan kantong jenazah, Seperti dikutip dari Sindonews.

(Tb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: