Lamaran Ditolak, Video Zina Berdua Diviralkan

Perempuan Ini Kaget Karena Video Mesumya dengan Pacar Viral: Mulanya Karena Lamaran Ditolak

Sketsanews.com – Kisah gadis Kalimantan yang menolak lamaran menikah pacarnya pun berakhir menjadi viral.

Perempuan Ini Kaget Karena Video Mesumya dengan Pacar Viral: Mulanya Karena Lamaran Ditolak 2019
Istimewa Ilustrasi video berhubungan intim yang disebar pacar karena lamarannya ditolak perempuan 

 

Pasalnya, sang pacar yang sakit hati lantaran lamarannya ditolak menyebarkan video berhubungan intim berdua di media sosial.

Akhirnya, hati kekasih pun tak didapat, sosok pacar yang telah menyebarkan video hubungan intim di media sosial itu pun harus berhadapan dengan hukum.

Kisah Gadis Kalimantan Tolak Lamaran Pacar, Endingnya Video Hubungan Intim Berdua Menjadi Viral (Suryamalang.com)

Gadis Kalimantan berinisial AE tak pernah menyangka jika mantan kekasihnya tega menyebarkan video hubungan intim keduanya di medsos.

Video hubungan intim AE tersebut dibuat bersama kekasihnya saat masih berpacaran viral di medsos keluarganya.

Video intim gadis 20 tahun ini, sengaja disebar sang mantan pacar yang sakit hati lantaran lamarannya ditolak.

Sang mantan pacar berinisial MM (29) nekat menyebarkan video porno ke keluarga calon istrinya berinisial AE (20).

Kejadian ini terjadi di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur awal Desember 2019 lalu.

MM nekat menyebarkan video hubungan intim berdua dengan AE lantaran keluarga perempuan menolak uang maskawin yang ia berikan.

Alasan penolakan karena MM dianggap tak tepat janji terkait besaran uang maskawin yang dia janjikan sebelumnya.

Sebelumnya MM menjanjikan sejumlah uang maskawin, namun ia hanya menyanggupi setengahnya.

Keduanya berencana menikah pada 29 Desember 2019 mendatang setelah kurang lebih satu tahun berpacaran.

Tak terima ditolak nikah, MM lalu menyebar video porno kepada keluarga mantan calon istrinya.

Awalnya MM hanya menyebar potongan foto hasil tangkapan layar rekaman video asusila tersebut kepada adik korban.

Namun, merasa tak puas, MM kemudian mengirimkan video utuh berdurasi 2 menit 49 detik melalui pesan WhatsApp ke keluarga korban lainnya.

“Niat pelaku mengirim video porno itu agar keluarga korban malu dan mengiyakan pernikahan putrinya dengan pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Kabupaten Paser AKP Ricky R Sibarani saat dihubungi, Sabtu (7/12/2019) dikutip dari Kompas.com dalam berita berjudul “Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya”.

Tapi, niat MM berujung pidana. Keluarga korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polres Paser dan kini MM telah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah dilaporkan ke polisi, MM sempat kabur ke Kota Balikpapan, lalu bersembunyi di keluarganya di Desa Long Ikis, Paser hingga ditangkap di sana.

Ricky menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, keluarga korban kecewa karena MM terlanjur berbohong.

Padahal, urusan materi atau maskawin masih bisa dikomunikasikan jika pelaku tak menyanggupinya.

“Tapi kata keluarga korban, pelaku sudah menjanjikan dan berbohong di awal. Ditambah sebar video porno, jadi mereka sangat kecewa dan melaporkan pelaku,” jelas Ricky.

Menurut Ricky, keluarga korban sudah menyiapkan pernikahan dari memesan gedung, tenda hingga konsumsi dan perlengkapan lainnya.

Namun uang yang diberikan pelaku tak sesuai dengan yang dijanjikan.

Pelaku diketahui belum bekerja alias pengangguran, sementara korban bekerja di salah satu usaha pencucian (laundri) di Kabupaten Paser.

Akibat perbuatannya, MM dikenakan Pasal 27 ayat 1 UU 11/2008 tentang Informasi dan Tranksaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.

Kronologi Perselingkuhan Pak Camat Terbongkar, Salah Kirim Video Nakalnya di Grup WA

Kronologi perselingkuhan Camat terbongkar akibat salah kirim video.

Video yang dikirim Camat berinisial “S” itu berisi adegan “nakal” bersama wanita selingkuhannya

Akibat video nakal tersebut Camat di Wonogiri menerima sanksi dan turun pangkat.

Melansir dari TribunSolo.com (grup SURYAMALANG.COM), berikut kronologi lengkapnya.

1. Kirim video di Grup WA

Secara tak sengaja, S mengirim video pribadinya bersama selingkuhan ke grup WhatsApp.

Pemeran video “nakal” tersebut diduga camat dengan selingkuhannya.

Akibatnya video “nakal” itu beredar di media sosial dan menggegerkan warga Karantengah, Wonogiri, Jawa Tengah.

Pasalnya, S menjabat sebagai camat di daerah tersebut.

2. Dalam Proses Pemeriksaan 

Wakapolres Wonogiri, Kompol Adi Nugroho, membenarkan adanya pelaporan soal dugaan penyebaran video “nakal” tersebut.

“Laporannya pada Rabu (27/11) kemarin. Menurut LP-nya, ini ditemukan Polda, karena polisi yang membuat LP-nya,” katanya kepada TribunSolo.com saat ditemui, Kamis (28/11/2019).

Dikutip dari TribunSolo.com, Wakapolres Wonogiri , Kompol Adi Nugroho belum mengetahuinya, karena pemeriksaan dilakukan oleh Polda Jateng.

“Saat ini ditangani oleh Polda, sampai sekarang masih pemeriksaan di Polda,” katanya.

3. Selingkuhan Ikut Diperiksa 

Wakapolres Wonogiri , Kompol Adi Nugroho menuturkan, selain oknum camat, lawan mainnya dalam video tersebut juga diperiksa di Polda.

“Keduanya sudah diperiksa di Polda.”

“Kemarin terlapor langsung dibawa ke Polda, tidak ke sini (Mapolres Wonogiri) dulu,” terangnya.

Menurutnya, kedua pelaku tersebut masih dilakukan pemeriksaan awal dengan dimintai klarifikasi.

“Saya kira masih pemeriksaan awal, keduanya statusnya masih terlapor,” ucapnya.

4. Video Jangan Disebar 

Dalam video tersebut, diduga oknum camat itu melakukan hubungan “nakal” dengan wanita yang bukan istrinya.

Dia mengimbau agar masyarakat yang memiliki video tersebut untuk segera dihapus.

“Jika memiliki, segera dihapus, jangan disebarkan, karena itu akan melanggar Undang-undang,” tutupnya.

5. Pemkab Buka Suara 

Pemkab Wonogiri menyesalkan kasus beredarnya video “nakal” antara Camat dan dengan selingkuhannya.

Sekertaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Suharno mengaku tidak menyangka dan menyesalkan perbuatan Camat Karangtengah, berinisial S.

6. Memicu Kegegeran Warga 

S diduga mem-posting video asusilanya dengan seorang perempuan yang diketahui bukan istrinya.

Video tersebut sempat dilihat warga di recent update WA mereka.

Hal itu membuat warga Karangtengah geram, dan sempat ingin melakukan aksi demo di kantor Kecamatan Karangtengah.

Namun hal itu diurungkan, dan perwakilan warga melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

7. Sanksi Awal 

Menanggapi hal itu, Suharno menuturkan jika S telah diberikan sanksi awal.

“Dari kepegawaian, dia sudah dapat sanksi berupa turun jabatan,” kata dia dihubungi TribunSolo.com, Kamis (28/11/2019).

“Sekarang sudah bukan camat lagi, tapi sudah jadi staf,” katanya.

Saat ini pihaknya masih menunggu proses hukum yang sedang dijalani S di Mapolda Jateng.

“Untuk sanki ASN atau lainnya, kita menunggu keputusan ingkrahnya,” aku dia.

“Karena kita juga harus melihat dari sisi hukumnya juga,” tutupnya.

8. Turun Jabatan 

Pejabat berinisial S yang terlibat video nakal tersebut akhirnya dipecat dari posisi Camat Karantengah, Wonogiri.

Adapun kini, S yang sebelumnya jadi ‘orang nomor satu’ di Kecamatan Karangtengah, saat ini hanya menjadi staf biasa.

9. Menunggu Proses Hukum 

Saat ini pihak Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri masih menunggu proses hukum yang sedang dijalani S di Mapolda Jateng.

“Untuk sanki ASN atau lainnya, kita menunggu keputusan ingkrahnya,” aku Suharno.

“Karena kita juga harus melihat dari sisi hukumnya juga,” tutupnya.

Penulis: Frida Anjani

Sumber :jakarta.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: