Lanud Abdulrachman Saleh Tingkatkan Kemampuan Night Weapon Delivery

Danwing 2 Lanud Abdulrachman Saleh Kolonel Pnb Meka Yudanto saat berada di pesawat tempur taktis EMB-314 Supertucano. (Foto: Imam Muchlis/Pentak)

Sketsanews.com, Malang – Skadron Udara 21 dengan pesawat tempur taktis EMB-314 Supertucano, Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh gelar latihan penembakan malam (Night Weapon Delivery), Rabu (11/7).

Dalam latihan penembakan dari udara ke darat itu menggunakan bom jenis MK-81 dan mujisi kal 12.7 mm. Kegiatan yang dilaksanakan sejak 25 Juni hingga 29 Juni 2018 menyasar Air Shooting Range (ASR) di daerah Pandanwangi, Lumajang Jawa Timur.

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Skadron udara 21 Letkol Pnb Hery Stiawan, S.Sos., M.A.P. dengan tujuam guna meningkatkan ketangkasan dan kemampuan para penerbang tempur di Skadron Udara 21.

Komandan Lanud Abddulrachman Saleh Marsekal Pertama Marsma TNI Andi Wijaya, S. Sos. menyampaikan, bahwa latihan itu merupakan latihan perorangan atau profisiensi oleh para penerbang skadron udara 21 yang dilaksanakan setiap triwulan.

“Hanya yang membedakan disini waktu pelaksanaannya, yaitu pada malam hari. Sehingga para crew harus menyiapkan diri dalam beradaptasi dengan penglihatan malam hari, terutama saat melaksanakan penembakan,” terang Andi.

(Foto: Imam Muchlis/Pentak)

Sementara itu, untuk latihan yang dilaksanakan pengeboman dan straffing, armament utama yang telah disiapkan berupa bomb MK-81 serta peluru 12,7 mm.

Lebih lanjut Danlanud menambahkan, latihan itu juga menggabungkan dengan unsur Paskhas yaitu Detasemen Matra.

“Kita gunakan alin alongin Paskhas berupa peralatan yang dapat melihat perkenaan tembakan di Pandawangi seperti, NVG monocular serta drone. Kita juga latihkan bagaimana komunikasi seorang ground Forward Air Control (GFAC)/pakhas dengan penerbang pesawat super tucano dalam skenario close air support”, imbuh Danlanud.

Andi berharap, agar kkedepan, pihaknya dapat mengembangkan taktik strategi operasi pada malam hari untuk Serangan udara langsung, bantuan tembakan udara, serta Airborn atau Ground FAC.
(Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: