Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hukum, News Laporannya Disidik, Fahri Yakin Polisi Bakal Tetapkan Tersangka

Laporannya Disidik, Fahri Yakin Polisi Bakal Tetapkan Tersangka

Foto: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Gibran-detikcom).

Sketsanews.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan status laporannya terhadap Presiden PKS Sohibul Iman telah naik ke tingkat penyidikan. Fahri menyebut kasus ini menjadi pelajaran agar semua pihak tak sembarangan menuduh orang.

“Ini pelajaran bagi kita semua bahwa tidak boleh sembarangan orang membuat tuduhan yang nggak punya bukti,” kata Fahri di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, seperti yang dikutip dari detikcom, Selasa (17/7/2018).

Peryataan Fahri itu disampaikan usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Dia mengaku dicecar 16 pertanyaan oleh penyidik.

Fahri juga mengaku telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP). Menurut Fahri, polisi telah mempunyai alat bukti yang kuat untuk meningkatkan status kasus itu.

“Ini adalah pemberitahuan dimulainya penyidikan. Artinya penyidik udah sampai pada kesimpulan telah ditemukannya dua alat bukti yang cukup untuk menentukan bahwa perkara ini naik kepada penyidikan dan tentu akan ada tersangkanya,” ujarnya.

Namun Fahri enggan terburu-buru untuk menyebutkan sosok tersangka dalam kasus fitnah dan pencemaran nama baik itu. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik.

“Itu wilayah penyidik. Tapi kami yang jelas udah diberitahu bahwa ini sudah naik penyidikan. Artinya ditemukan dua alat bukti bahwa seseorang sudah melakukan tindak pidana yang disangkakan. Siapa orangnya, nggak usah terlalu detail lah nanti repot,” urai dia.

Lebih lanjut, Fahri juga menyatakan laporan ini hanya ditujukan untuk Sohibul Iman. Dia tak ingin kasus ini merembet kepada pihak lain kecuali ada putusan pengadilan yang membuktikan demikian.

“Memang ada perdebatan apakah perlu dikembangkan pada pihak lain karena ada pihak yang mau menjadi terlibat dalam hal ini Ketua Majelis Syuro. Saya bilang nggak, saya batasi pada Sohibul. Adapun kalau nanti di pengadilan memang dianggap ada proses yang memungkinkan ke arah sana tentu saya akan ambil keputusan tapi tentu setelah persidangan,” imbuhnya.

Dalam kasus ini, Fahri menyebut telah membawa bukti yang cukup lengkap. Selain itu, dia mengatakan ada 12 saksi yang telah diperiksa hingga kasus naik ke penyidikan.

“Yang saya bawa cukup lengkap karena bawa video, 12 saksi udah diperiksa, ahli pidana bahasa juga sudah diperiksa,” tuturnya.
(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: