Sketsa News
 
Home Berita, Berita Terkini, kriminal, News Mark Up Harga, Kejari Tahan Lima Pejabat VEDC Malang

Mark Up Harga, Kejari Tahan Lima Pejabat VEDC Malang

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus), Rahmat Wahyu. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Kejaksaan Negeri Kota Malang menahan lima pejabat dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Otomotif dan Elektronika (BOE).

Kelima pejabat PPPPTK atau VEDC tersebut terkait kasus dugaan korupsi.

“Mereka itu kami titipkan di Lapas Lowokwaru. Kami tahan mereka hingga 20 hari kedepan untuk memudahkan proses selanjutnya,” kata Amran Lakoni saat ditemui Sketsanews, Rabu (16/5/2018).

Amran menjelaskan, bahwa mereka tersangkut kasus korupsi pengadaan buku modul pelatihan guru K13 tahun 2015 silam. Modul tersebut untuk guru SD, SMP, SMA/K.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus), Rahmat Wahyu menambahkan bahwa para tersangka itu diantaranya Giarta, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yitno, Ketut, Aziz serta satu rekanan mitra pengadaan barang, Khamim.

“Mereka ditahan atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang untuk modul pelatihan guru K13 tahun 2015 lalu,” paparnya.

Wahyu menambahkan, kasusnya berupa pengurangan spesifikasi buku. Sehingga mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 312 juta.

“Jadi ada mark up harga dari pembuatan buku itu,” imbuhnya.

Kelima tersangka dijerat undang undang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukumannya maksimal 20 tahun atau seumur hidup.

(Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: