Sketsa News
 
Home Berita, Berita Terkini, News, Politik Masih Sebagai Kader Demokrat, Ruhut Ikut Kampanye Akbar PDIP

Masih Sebagai Kader Demokrat, Ruhut Ikut Kampanye Akbar PDIP

Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul, di Jakarta, beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul, di Jakarta, beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Sketsanews.com, Jakarta – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Junimart Girsang mengatakan pihaknya tak menawarkan posisi kader ‘banteng’ kepada Ruhut Sitompul yang kini masih berstatus kader Partai Demokrat. Namun, ia menduga Ruhut ingin bergabung dengan PDIP.

Hal itu dikatakannya menanggapi foto dirinya bersama Ruhut yang beredar di media sosial. Menurutnya, foto itu diambil pada Minggu (29/4) saat berkampanye di Asahan, Sumatra Utara, untuk pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

Menurutnya, ada tahapan-tahapan yang harus dilewati untuk menjadi calon kader.

“PDIP tidak pernah menawar-nawarkan diri kepada siapapun untuk jadi kader, dan untuk masuk menjadi kader PDIP itu penuh dengan selektivitas,” katanya, saat dikonfirmasi, Senin (30/4).

Junimart menduga ada keinginan Ruhut untuk masuk ke PDIP. Namun, dia tidak mengetahui mengenai langkah Ruhut untuk mendaftar ke PDIP.

“Dari partai kan enggak segampang itu menerima orang menjadi kader PDIP. Harus melalui tahapan segala macem,” imbuh dia.

Keikutsertaan Ruhut dalam kegiatan kampanye akbar Djarot-Sihar itu, termasuk pemakaian atribut PDIP, disebutnya dilakukan sukarela dan tanpa ada ajakan dari PDIP.

“Ya, kami kampanye akbar. Beliau [Ruhut] kami kasih waktu untuk berbicara lebih kurang 15 menit. Beliau dengan api-api mengatakan ‘merdeka! Hidup PDIP!'” ujarnya.

Sebelumnya, Ruhut mengaku masih menjadi kader Partai Demokrat.

“Aku masih pegang kartu anggota Partai Demokrat,” kata dia, Senin (30/4), saat menanggapi fotonya yang berseragam PDIP itu, seperti dimuat di laman CNNIndonesia.

Ruhut mengaku menjadi jurkam Djarot-Sihar karena diminta bantuan. Menurutnya, ia memang kerap diminta bantuan oleh pengurus PDIP untuk menjadi jurkam di beberapa daerah. (wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: