Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News, Politik Menag Ingin Cercaan ke Yahya Cholil Dihentikan

Menag Ingin Cercaan ke Yahya Cholil Dihentikan

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin diminta menjelaskan soal daftar 200 mubalig yang dirilis Kemenag. (Dok. JawaPos.com)

Sketsanews.com, Jakarta – Menag Lukman Hakim Saifuddin ikut berkomentar soal kontroversi kunjungan Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf. Dia meminta cercaan ke Yahya Cholil Staquf dihentikan.

Baca juga: Klarifikasi Aqil Siroj: Cholil Staquf Menyimpang Dari Misi NU

“Mari kita akhiri saling cerca terkait ikhtiar Kiai Yahya Cholil Staquf,” tulis Lukman lewat Twitter, Rabu (13/6/2018).

Lukman berpendapat bahwa meskipun ada yang tidak setuju dengan cara Yahya Staquf, tujuannya masih sama. Tujuan itu yaitu untuk kedamaian di Palestina.

Baca juga: Palestina Kutuk Kunjungan Yahya Staquf ke Israel

“Boleh jadi sebagian kita tak bersetuju dengan cara pendekatannya. Namun tujuan kita sama, ingin wujudkan damai di Palestina,” ungkapnya.

Baca juga: Kunjungan Yahya Cholil Ke Israel, MUI: Perbuatan Yahya Menginjak-nginjak Konstitusi Negara Indonesia

“Ia telah sampaikan ‘rahmah’ kepada semua mereka. Itu pesan utama agama,” sambung Lukman.

Kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Israel sudah jadi kontroversi sejak rencana hingga berbicara di Israel pada Minggu (10/6). Ternyata Yahya tidak spesifik bicara soal Palestina dalam diskusi yang moderatornya Direktur Forum Global AJC Rabi David Rosen.

Kritik dan kecaman bukan hanya datang dari dalam negeri, tapi juga dari dunia internasional. Palestina, lewat kementerian luar negeri, mengutuk kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Israel itu.

Baca juga: Hanura: Yahya Staquf ke Israel Berdiplomasi tentang Islam

“Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Negara Palestina mengutuk partisipasi delegasi ulama Indonesia dari Nahdlatul Ulama, organisasi yang dipimpin oleh Tuan Yahya Staquf, Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama, Dewan Agung, di AJC Global Forum di Yerusalem pada tanggal 10-13 Juni 2018,” tulis Kemlu Palestina dalam keterangan resminya yang dikutip dari detik, Rabu (13/6/2018). (Ro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: