Mendikbud Minta Pemenang OSN Bersiap Ikuti Olimpiade Internasional

Ist

Sejumlah siswa meraih mendali dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Yogyakarta. (Foto: Istimewa) 

Sketsanews.com, Yogyakarta – Gelaran Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019 telah selesai. Kemendikbud meminta agar siswa pemenang OSN tingkat nasional bersiap kembali untuk berlaga di jenjang olimpiade sains internasional.

Selain di Manado yang telah mendapuk DKI Jakarta sebagai juara umum OSN tingkat SMA, OSN juga digelar di Yogyakarta yang mempertemukan para siswa SD dan SMP. Di jenjang SMP Jawa Barat berhasil menjadi juara umum dengan memperoleh 16 medali.

Medali yang diperoleh Provinsi Jawa Barat terdiri dari 2 medali emas, 8 medali perak, dan 6 medali perunggu pada tiga bidang yang dilombakan yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Matematika. Sementara DKI Jakarta kembali menjadi juara umum tingkat SD dengan membawa 9 medali. Terdiri atas 3 emas, 5 perak dan 1 perunggu.

Sesjen Kemendikbud Didik Suhardi memberikan apresiasi terhadap prestasi yang diraih para siswa dari Provinsi Jawa Barat tersebut. Menurut Didik, prestasi yang diperoleh memerlukan dedikasi, waktu, perhatian, dan semangat yang tinggi dari para siswa peserta OSN, maupun dari para guru pembina.

“Selamat kepada para peserta, prestasi ini pasti diperoleh dengan kerja keras. Kalian semua adalah yang terbaik, dari yang terbaik,” ujarnya saat menutup OSN SMP 2019, di DI Yogyakarta.

Didik mengatakan, Kemendikbud akan memanggil kembali para siswa yang berprestasi di OSN tingkat nasional untuk mengikuti kompetisi di jenjang internasional. Dia berharap kepada seluruh peserta agar jangan berpuas diri terlebih dulu namun kepada para guru selaku pelatih dan pembina siswa, Didik berpesan, untuk segera mempersiapkan diri mengikuti ajang olimpiade sains skala internasional.

Melansir dari Sindonews, Didik berharap, pelatihan kembali dilakukan kepada para siswa pemenang. Selain itu juga penyuluhan sebab bertanding di skala olimpiade internasional merupakan suatu hal yang berbeda. Kata dia, memerlukan kerja keras dan pembinaan yang luar biasa.

Sementara Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (Direktur PSD) Ditjen Dikdasmen Kemendikbud Khamim, saat menutup OSN tingkat SD mengatakan, dengan kompetisi ini, anak-anak secara matang mampu terus berupaya untuk menjadi yang terbaik. Sehingga siswa tidak hanya cerdas intelektual namun juga berkarakter baik dan berakhlak mulia.

“Dengan begitu, sesuai amanat Presiden, maka siswa SD perlu ditanamkan pendidikan karakter, karena pada saat inilah waktu yang sangat menentukan bagi anak-anak untuk selanjutnya melanjutkan pendidikan di jenjang berikutnya,” tuturnya. (Slk/Lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: