Mengapa Umat Islam Perlu Hilal?

(Foto: Okezone)

Mengamati hilal (Foto: Okezone)

Sketsanews.com, Jakarta – Telah menjadi kegiatan rutin baik bagi masyarakat maupun organisasi Islam melangsungkan pengamatan hilal. Pengamatan yang cukup intens ini bahkan dilakukan di berbagai penjuru titik di Tanah Air. Namun, mengapa umat Islam membutuhkan pengamatan hilal?

Munculnya hilal menjadi penanda masuknya bulan suci Ramadan dalam kalender Islam. Sejak 1 Ramadan, umat Islam wajib melaksanakan ibadah puasa.

Oleh karenanya, pengamatan hilal dibutuhkan bagi orang Islam untuk memulai kewajibannya menjalankan ibadah yang diperintahkan.

Setelah melakukan pengamatan, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dan berbagai pihak terkait akan melangsungkan sidang isbat. Dalam sidang itu, Kemenag akan mendiskusikan hasil pengamatan dan memutuskan jatuhnya 1 Ramadan.

Sebagai informasi, hilal adalah bulan sabit muda pertama yang dapat dilihat setelah terjadinya konjungsi pada arah dekat Matahari terbenam yang menjadi acuan permulaan bulan dalam kalender Islam.

Untuk tahun ini, menurut hasil hisab Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konjungsi terjadi pada Jumat 26 Mei 2017 pukul 02.44 WIB. Tinggi hilal pada tanggal tersebut dari wilayah timur Indonesia yaitu di Jayapura, Papua 6,81 derajat, dan di wilayah barat indonesia yaitu di Tua Pejat, Sumatera barat 8,36 derajat. Dikutip dari Okezone.

(Fya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: