Mengenal Aina Gamzatova, Perempuan Berhijab Pesaing Putin Dalam Pilpres 2018

Aina Gamzatova

Aina Gamzatova

Sketsanews.com, Rusia – Nama Aina Gamzatova menjadi sorotan beberapa waktu belakangan. Dia muncul sebagai pesaing Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pemilu mendatang.

Gamzatova resmi mengirimkan dokumen yang dipersyaratkan ke Komisi Pemilu Pusat Rusia untuk pencalonan dirinya sendiri dalam pemilu Rusia.

“Prosedur pengiriman dokumen telah selesai, semuanya baik-baik saja, dia secara pribadi menyerahkan dokumen tersebut dan mereka diterima oleh staf kelompok kerja yang dipimpin oleh (Anggota Komisi Pemilihan Pusat) Yevgeny Shevchenko,” kata juru bicara Gamzatova, Gurizada Kamalova kepada TASS awal pekan ini.

Gamzatova dinominasikan sebagai calon presiden yang dijalankan oleh kelompok inisiatif dari 542 warga. Kelompok tersebut mengadakan pertemuan di Makhachkala pada akhir 2017.

Komisi Pemilu Pusat Rusia sekarang akan mengeluarkan keputusan untuk mendaftarkan perwakilan yang berwenang dari kelompok pemilih yang dibentuk untuk mendukung pencalonan diri Gamzatova dan haknya untuk membuka rekening bank khusus untuk membiayai kampanye pemilihan.

Seorang calon independen berkewajiban untuk menyajikan tidak kurang dari 300.000 tanda tangan, dengan masing-masing wilayah menghitung tidak lebih dari 7.500 tanda tangan penduduk setempat.

Aina Gamzatova sendiri merupakan seorang wartawan, penulis, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Rusia. Dia lahir pada tanggal 1 Oktober 1971 di Makhachkala. Dia memiliki gelar universitas dalam bidang filologi dan hukum.

Gamzatova telah mendirikan dan memimpin sebuah kelompok media besar yang terdiri dari media sekuler dan Islam. Dia adalah co-founder dana amal Path dan juga pemimpin redaksi majalah Islam dan penasihat Dagestani Mufti untuk komunikasi dengan badan-badan kekuasaan, publik dan media.

Dia akan menjadi pesaing calon incumbent, Vladimir Putin dalam pemilu presiden ketujuh dalam sejarah modern Rusia yang dijadwalkan digelar pada 18 Maret 2018.

Kampanye kepresidenan tersebut secara resmi dimulai pada tanggal 18 Desember 2017.

Vladimir Putin mengajukan dokumen ke Komisi Pemilu Pusat untuk pencalonannya dalam pemilihan presiden 2018 pada tanggal 27 Desember 2017 lalu.

Selain Putin, Vladimir Zhirinovsky, Pemimpin Partai Demokratik Liberal Rusia, menjadi kandidat pertama yang terdaftar sebagai calon presiden oleh Komisi Pemilu Pusat (CEC) pada tanggal 29 Desember 2017.

(Tri/Rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: