Mobil Sedan Ditindih Gajah Sampai Remuk, Bagaimana Nasib Penumpang?


Sketsanews.com – Ini adalah saat yang menakutkan, saat gajah liar mendekati dan menindih mobil sedan yang lewat. Bahkan gajah besar ini menolak untuk membiarkan mobil tersebut lewat, yang sedang melewati jalan pegunungan.

Gajah besar tersebut awalnya terlihat mendekati sedan abu-abu yang mendekat tikungan di Nakhon Rathashima, timur laut Thailand. Dan dengan perlahan-lahan mulai mengelilingi mobil, bahkan menindihnya.

Padahal ukuran gajah tersebut sangat besar jika dibandingkan dengan mobil. Lalu bagaimana nasib penumpang di dalamnya? Sementara orang yang merekam kejadian ini tidak bisa banyak membantu. Simak videonya.

 

Kronologis gajah tindih mobil sedan

Kejadian ini berlangsung pada hari Selasa, 29 Oktober lalu pada sore hari.

Gajah jantan besar itu sempat menginjak kendaraan di bagian kap mobil, sebelum berjalan di belakang dan meletakkan tubuh besarnya di atas sedan.

Pengemudi yang terkejut, Phassakorn Niltarach, yang juga pengemudi, hanya bisa terdiam dan menunggu kesempatan untuk kabur. Dan pada saat gajah berdiri, ia berhasil pergi dengan cepat.

Wanita yang merekam video terdengar berkata, “Apakah kamu gila?”

Dia kemudian menambahkan: “Anda seharusnya pergi lebih awal sebelum gajah memiliki kesempatan untuk melakukan itu kepadamu.”

Berbicara setelah itu, wanita itu, yang ingin tetap anonim, berkata: “Saya sangat terkejut ketika gajah berjalan ke mobil dan saya bahkan lebih terkejut ketika gajah mencoba duduk di mobil itu.

“Beruntung pengemudi berhasil melarikan diri dengan selamat. Aku ingin ini menjadi contoh karena orang-orang harus menjauh dari gajah. Mereka mungkin terlihat ramah tetapi mereka bisa menyakitimu,” tambahnya.

Video yang diunggah di akun Caters Clip ini pun langsung viral, dan ditonton hingga ribuan kali.

Polisi hutan di Taman Nasional Khao Yai mengatakan bahwa, gajah itu adalah jantan berusia 35 tahun bernama Deu. Mereka memperingatkan pengemudi untuk lebih berhati-hati saat berkendara melalui jalan gunung, tempat gajah sering berkeliaran.

Penjaga taman Kanchit Sarinpawan mengatakan bahwa gajah sering keluar dari hutan sekitar bulan Oktober, ketika musim hujan di negara itu berakhir dan periode kering dan dingin dimulai.

Pejabat itu meyakinkan pengendara bahwa perilaku gajah itu hanya cara dia menyapa wisatawan.

▶ Sumber : VivaNews ◀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: