Motor Oleng di Jalan, Kenapa Ya ?

Foto : istimewa

Foto : istimewa

Sketsanews.com, Jakarta – Apakah anda pernah merasakan ketika diperjalanan motor seperti oleng, tentu membuat anda menjadi tidak nyaman, apalagi ketika kita berboncengan.

Berkendara yang nyaman dengan motor adalah performa yang stabil alias tidak oleng. Kendaraan yang oleng jangan dianggap enteng karena bisa menyebabkan kecelakaan yang fatal.

Perlu kita mengetahui penyebab kendaraan yang kita gunakan oleng di trek lurus dan mulus. Motor oleng terjadi karena seringnya berkendara di trek yang rusak atau bergelombang. Beban yang berlebihan bisa menjadi pemicu motor oleng.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan masalah pada komponen yang berhubungan dengan roda. Pertama ini bisa terkait dengan velg yang kita gunakan. Bagaimana cara kita mengetahui kalau velg motor kita bermasalah alias oleng.

Caranya cukup sederhana, ambil obeng atau sebatang besi atau benda sejenis lainnya. Setelah itu putar roda ke depan atau belakang, kemudian dekat obeng atau besi hampir menyentuh velg. Apabila besi atau obeng menyentuh roda, hal itu menunjukkan kondisi velg dalam keadaan tidak presisi.

Tidak perlu khawatir dengan kondisi cukup kita bawa ke tempat penyetelan velg masalah bisa diselesaikan. Harga stel velg pun terjangkau dan banyak penyedia jasa tersebut.

Kedua, bisa jadi penyebab motor oleng adalah laher roda atau lebih dikenal laker. Ciri-cirinya mudah kita lihat, jika kondisi baut roda sudah kencang dan ban tidak kempis, tetapi masih tetap oleng maka bisa dipastikan penyebabnya adalah laher roda.

Silahkan dicoba, pasang standar ganda motor anda, kemudian ban motor digoyang ke kiri atau kanan, jika laher roda rusak maka akan menimbulkan bunyi dan terasa bergerak.

Penyebab ke tiga adalah ban yang tidak presisi. Perlu diperhatikan apakah ada kerusakan-kerusakan pada ban seperti robek atau bolong. Keadaan tersebut pastinya membuat perjalanan terasa oleng. Berikutnya rotasi ban, jika rotasi terbalik, ban akan cepat aus dan saat dikendarai menjadi kurang nyaman.

Agar ban nyaman digunakan kempiskan ban terlebih dulu lalu kemudian pasang dengan posisi yang presisi. Itulah komponen yang harus diperhatikan ketika ban dalam terasa oleng. (Gs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: