Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 17 Mei 2018

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 17 Mei 2018

 

Ilustrasi. Ormas Muhammadiyah resmi menetapkan tanggal 1 Ramadan 1439 Hijirah pada 17 Mei 2018 mendatang. (Dok.JawaPos)

Sketsanews.com, Yogyakarta – Majlis Tarjih Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadan dan 1 Syawah 1439 Hijriah.

Berdasar hasil hisab Muhammadiyah, bulan suci umat Islam ini jatuh pada tanggal 17 Mei 2018.

“1 Ramadhan itu tanggal 17 Mei 2018 hari Kamis,” ungkap Wakil Ketua Majlis Tarjih PP Muhammadiyah, Oman Fathurohman kepada JawaPos., Selasa (13/3).

Awal Ramadan

Ilustrasi Salat Tarawih (Dok.Jawapos)

Dijelaskan Oman, penetapan tersebut berdasar pada Ijtimak dimana pada hari Selasa 15 Mei 2018 pukul 18:50:28 WIB, tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta berada pada -07° 48′ Lintang Selatan (LS) dan 110° 21′ Bujur Timur (BT), atau sama dengan -00° 02′ 50 hilal belum wujud.

Oleh karena itu, 1 Ramadan 1439 Hijriah jatuh pada hari Kamis 17 Mei 2018.

“Sedangkan untuk 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2018 jatuh pada hari Jumat tanggal 15 juni 2018,” imbuh Oman.

Oman menerangkan, hasil Ijtimak pada hari Kamis 14 Juni 2018 Masehi pukul 02:45:53 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta -07° 48′ Lintang Selatan (LS) dan 110° 21′ BT atau sama dengan +07° 35′ 20 dimana hilal sudah wujud, “Sehingga dianggap sudah masuk 1 Syawal 2018,” lanjut Oman.

Sebagai informasi, dalam penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal, Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Al Fiqi Wujudul Hilal.

Perhitungan (hisab) dilakukan jika hilal sudah terlihat di ufuk, maka hari esoknya dapat ditetapkan sebagai tanggal baru artinya sudah berganti menjadi bulan baru.

Penetapan ini sendiri sudah dilaksanakan jauh-jauh hari dan merupakan keputusan bersama seluruh elemen Muhammadiyah.

Keputusan ini juga ditetapkan di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

“Sudah lama saya lupa malah sidangnya kapan. Iya (ditetapkan) di kantor Muhammadiyah. Nanti biasanya kalau diperlukan biasanya ada konferensi pers, tapi saat ini belum ada jadwal,” pungkas Oman.

(Tb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: