Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hukum, News Narapidana Terorisme Tidak Mendapat Remisi

Narapidana Terorisme Tidak Mendapat Remisi

foto: istimewa

Sketsanews.com, Madiun – Setiap moment Idul Fitri pasti selalu ditunggu-tunggu warga binaan di Lapas Kelas 1 Madiun. Pasalnya, bagi yang memenuhi persyaratan akan mendapatkan remisi atau pemotongan masa tahanan. Tahun ini, Lapas Klas 1 Madiun mengusulkan sebanyak 461 narapidana.

Sesuai data dari Lapas Klas 1 Madiun, 461 narapidana (napi) diusulkan mendapat remisi keagamaan atau pengurangan masa pidana saat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Sebanyak 461 napi yang mendapat remisi keagamaan terdiri dari 85 orang sesuai PP nomor 28/ 2006 dan no. 99/ 2012 (narkotika dan ilegal loging) serta 376 berasal dari kasus kriminal umum yang tidak terkena PP No. 99/ 2012. Sementara itu, lima napi kasus terorisme di Lapas Klas I Madiun tahun ini dipastikan tidak mendapat remisi.

Kepala Lapas Klas I Madiun, Suharman, mengatakan, dari 85 napi yang terkena PP No. 28/2006 dan PP No. 99/2010 terinci 80 orang mendapat remisi khusus I kasus narkotika, empat napi mendapat remisi khusus I kasus ilegal loging, dan 1 napi remisi khusus I kasus korupsi.

“Sementara dari 376 napi yang tidak terkait PP No. 99/2012, terinci 372 orang mendapat remisi khusus I (RK-I) atau masih menjalani sisa pidana setelah dikurangi masa penahahan dan belum diperbolehkan pulang. Sedangkan empat napi mendapat remisi khusus II (RK-II) atau langsung bebas saat hari raya Idul Fitri karena sudah habis masa pidananya, setelah ada pemotongan masa penahanan,” kata Kepala Lapas Klas I Madiun, Suharman.

Remisi yang didapatkan napi bakal diserahkan saat Idul Fitri nanti. Masing-masing napi menerima remisi berbeda, yakni antara 15 hari hingga 2 bulan. (Ro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: