Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News 2 Bulan Diresmikan, Pasar Pedurungan Menjijikan

2 Bulan Diresmikan, Pasar Pedurungan Menjijikan

Air menggenangi Pasar Pedurungan, Kota Semarang, Jateng. (Facebook.com-Maslakhul Fakih/Solopos.com)

Sketsanews.com, Semarang – Pasar tradisional di Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), yang baru diresmikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi 17 Januari 2017 lalu kondisinya sudah memprihatinkan. Dibeberkan pengguna akun Facebook Maslakhhul Fakih melalui grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar), Rabu (29/3/2017), kondisi Pasar Pedurungan terlihat sangat kumuh, kotor, dan terdapat genangan air yang terlihat menjijikkan.

Pengguna akun Facebook Maslakhhul Fakih yang mengaku sebagai pedagang di Pasar Pedurungan mengungkapkan saluran pembuangan air di salah satu pasar tradisional di Kota Semarang itu pampat, sehingga menyebabkan air tergenang dan memberikan kesan menjijikkan. Ia juga tak lupa mengunggah foto kondisi Pasar Pedurungan saat tergenang air.

Sejumlah netizen pun merasa iba kepada para pedagang setelah melihat kondisi Pasar Pedurungan. “Duh, pie kwi? Kasihan para pedagang,” tulis pengguna akun Facebook Muchamad Irfan Nur.

Air yang menggenangi Pasar Pedurungan, Kota Semarang, Jateng tak mengalir. (Facebook.com-Maslakhul Fakih)

Selain itu, netizen menganggap air yang menggenangi salah satu pasar tradisional di Kota Semarang tersebut dapat menimbulkan bau yang tak sedap. Terlebih kawasan yang tergenang itu didominasi pedagang ikan. “Hee.po maneh sing cedak kios iwak2 mosok saluran ssapitank e banyune bludak ambune podo kr iwak .nemen banget keadaan ne.ki py jal,saluran got kr sapitank nge mbok di genah ke [Iya terlebih itu dekat dengan dengan kios ikan. Saluran pembuangan air pampat dan menimbulkan bau yang sama seperti bau ikan. Keadaan itu sungguh keterlaluan],” tulis pengguna akun Facebook Yasub M Yanto, sebagaimana dilansir dari Solopos.

Sementara itu, netizen lain di MIK Semar berharap pihak terkait segera menanganani masalah tersebut. Mereka juga mengimbau kepada para pedagang pasar untuk bergotong royong memperbaiki saluran air seraya menunggu tindakan dari pihak terkait.

Netizen di grup Facebook MIK Semar menyayangkan pasar yang belum lama diresmikan itu justru keadaannya sudah memprihatinkan. Mereka berharap pihak terkait segera menanganinya sehingga salah satu pasar tradisional di Kota Semarang itu dapat terhindar dari kesan kumuh, bau, dan kotor.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: