Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa 3 Orang Tewas Setelah Makan Sate dan Pesta Miras

3 Orang Tewas Setelah Makan Sate dan Pesta Miras

(Jenasah Dody warga Dusun Gedangan, Kecamatan Boja Kabupaten Kendal dibawa ke tempat permakaman, Minggu (3/9/2017). Korban meninggal dunia diduga setelah minum ginseng dan makan satai kambing (tribunjateng/dini suci))

Sketsanews.com, Kendal – Tiga orang asal Kendal, Jawa Tengah ditemukan tewas. Meninggalnya tiga orang tersebut secara beruntun Sabtu (2/9) dan Minggu (3/9).

Diketahui, tanggal 1 September merupakan hari Raya Idul Adha.

Wajar saja jika masyarakat berpesta daging kambing atau daging sapi.
Namun momen hari raya tersebut justru dilakukan dengan cara yang tak benar hingga timbullah insiden 3 orang tewas.

Inilah 6 fakta terkait kejadian tersebut yang dilansir dari Tribunjateng.com

1.Kronologi

Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya menerangkan pesta miras tersebut dimulai saat malam takbiran (31/08) malam.

Kemudian dilanjutkan sampai Jumat (1/9) malam. Semula pesta miras itu diikuti lima orang kemudian tambah jadi tujuh orang.

2.Pelaku pesta miras.

Setidaknya, ada tujuh pelaku pesta miras di kendal tersebut:

  1. Irwan Dodi Setiawan (28)
  2. Tyon Ragil Bekti Setiono (32)
  3. warga Dusun dan Apri Setiono (32).
  4. Ratimin (30) warga Dusun Ngarianah Desa Singorojo,
  5. Saifudin (30) warga Dusun Ngarianah Desa Singorojo,
  6. Budi (30) warga Dusun Ngarianah Desa Singorojo, dan
  7. Yusuf (27) warga Dusun Gedangan Desa Boja.

3. Pelaku yang tewas

Tiga warga yang meninggal tersebut adalah Irwan Dodi Setiawan (28) Tyon Ragil Bekti Setiono (32) Apri Setiono (32).

Ketiga korban tewas tersebut merupakan warga warga Dusun Gedangan Desa Boja, Kendal.

“Tyon meninggal Sabtu pagi, Apri Minggu sekitar pukul 04.00 WIB, dan Dodi meninggal 12.15 WIB siang ini,” ungkap Mohammad, warga Gedangan, Kecamatan Boja, Kendal.

4. Penyebab tewas

mereka tewas diduga setelah pesta minuman keras (miras) dan makan sate kambing.

Mutmainah, keluarga Dodi, mengungkapkan, Dodi sempat mengeluh sesak napas dan badan panas seusai makan sate kambing pada Jumat (1/9) malam.

“Bahkan, Jumat malam itu dia mual dan muntah setelah makan sate. Tapi, keadaannya membaik dan Sabtu pagi sempat kerja,” ungkap Mutmainah yang menyebut Dodi sebagai kusir ini.

Namun, kondisi Dodi semakin parah seusai minum-minuman keras dan makan sate kambing di Terminal Boja bersama enam teman-temannya, Sabtu malam.

Sang istri menduga, suaminya menenggak miras dan menjadikan sate kambing sebagai pendamping minuman beralkohol tersebut.

“Jadi, kemungkinan, Dodi nambah (minum) lagi malam Minggu-nya sambil makan sate,” imbuh Mutmainah.

Seusai pesta tersebut, kondisi Dodi menurun. Bahkan, tengah malam, dia terkapar di rumah dan dibawa keluarga ke Rumah Sakit Tugu.

Namun setelah pemeriksaan dokter mengatakan jika kondisi ginjal Dodi sudah rusak dan dinyatakan sudah meninggal.

5. Pengakuan yusuf

Yusuf merupakan saatu dari tujuh peserta pesta miras mengatakan, minuman yang mereka minum bukanlah oplosan.

“Cuman minum ginseng saja kok. Yang meninggal itu karena sakit jantung,” ujarnya singkat sambil berlalu mengendarai sepeda motor.

Sementara itu, pihak kepolisian masih meminta keterangan dari Ratimin dan Budi yang ikut pesta miras di malam takbiran minggu lalu terkait kronologi tersebut.

“Saat ini kami masih dalami dulu soalnya dua saksi tersebut masih dalam pengaruh minuman, keterangannya berubah-ubah,” imbuhnya.

6. Pernyatan kepala desa dan Kapolsek Boja

Slamet Riyadi Kepala Desa Boja, Kecamatan Boja Kabupaten Kendal, membenarkan adanya tiga korban meninggal seusai minum-minuman keras sambil memakan satai kambing di belakang Terminal Boja pada Sabtu (3/9) Malam. “Satu meninggal hari Sabtu, dua meninggal hari Minggu,” ujarnya, Minggu (3/9).

Slamet belum bisa memastikan penyebab meninggalnya warga Dusun Gedangan dan Dusun Kauman tersebut. Namun dari keterangan tiga teman yang ikut bergabung malam tersebut mengaku hanya makan sate dan minum-minum ginseng.

“Saya gak bisa tahu apa mereka minum-minuman oplosan apa tidak, cuman dua orang saya tanya minum tuak yang satu minum ginseng, jadi saya gak bisa mastikan, ” ujarnya
.
Kapolsek Boja, AKP Windoyo saat dikonfirmasi Tribun Jateng, Minggu (3/9) mengatakan baru saja mendapat laporan dari warga tentang dugaan pesta miras yang merenggut tiga orang sehingga belum dapat memberikan keterangan. “Ini baru saja saya mau menyusun laporan ke Polres,” ujarnya singkat. (Wis)

%d blogger menyukai ini: