Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News, Peristiwa 4 Kecamatan di Tebing Tinggi Sumut Dilanda Banjir

4 Kecamatan di Tebing Tinggi Sumut Dilanda Banjir

Ada ribuan rumah terendam banjir di tiga kabupaten/kota di Sumut (Foto: Dok. Pusat Data Informasi dan Humas BNPB)

Sketsanews.com, Medan – Banjir melanda Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut). Sebanyak 4 kecamatan terkena dampak dari banjir tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis mengatakan, 4 kecamatan yang terendam banjir itu yakni Kecamatan Padang Hulu, Bajenis, Tebing Tinggi Kota, dan Rambutan.

“Kondisi banjir di Kota Tebing Tinggi sekitar pukul 10.53 WIB tadi,” kata Riadil kepada detikcom, Sabtu (16/9/2017).

Masyarakat mengungsi ke rumah warga yang tidak terlanda banjir. Petugas gabungan juga bantu mengevakuasi warga. (Foto: Dok. Pusat Data Informasi dan Humas BNPB)

Ia mengatakan, akibat banjir tersebut, rumah yang tergenang mencapai 1.500 kepala keluarga (KK) dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

“Korban jiwa tidak ada,” imbuh Riadil.

Terkait banjir tersebut, BPBD setempat telah mendirikan tenda-tenda pengungsi. BPBD bersama instansi terkait sudah terjun ke lokasi untuk mengevakuasi serta mendata warga yang terkena banjir.

Banjir ini disebabkan intensitas hujan yang tinggi di beberapa wilayah yang menyebabkan sungai meluap. (Foto: Dok. Pusat Data Informasi dan Humas BNPB)

Sebelumnya, banjir disebabkan meluapnya sungai yang ada di sana. Masyarakat yang terkena dampak banjir sebagian cenderung mengungsi ke rumah warga sekitar yang rumahnya tidak tergenang air.

Sebelumnya diberitakan, banjir di Sumut juga terjadi di dua kabupaten lainnya yakni Kabupaten Asahan dan Kabupaten Labura. Berdasarkan data dari BNPB, total ada sebanyak 4.076 rumah yang terendam dari tiga kabupaten/kota ini.

Petugas gabungan telah mengevakuasi warga. Beberapa warga yang masih tinggal di rumah diimbau untuk bergabung bersama warga lain yang sudah dievakuasi jika kondisi air tetap tinggi. Petugas juga telah mendirikan posko kesehatan dan dapur umum untuk para pengungsi.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: