Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News, Peristiwa 4 Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Maut di Kabupaten Malang

4 Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Maut di Kabupaten Malang

Tampak satu unit angkutan desa ringsek setelah diseruduk truk yang mengalami rem blong di Jalan Kertanegara, Desa Giri Moyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (25/8/2017) sekitar pukul 16.49 WIB.Foto/Humas Polres Malang

Sketsanews.com, Malang – Empat orang tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Kertanegara, Desa Giri Moyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (25/8/2017) sekitar pukul 16.49 WIB. Kecelakaan maut ini berawal dari truk tronton bernopol N 9065 UA yang mengalami rem blong.

Truk melaju tak terkendali dari arah Karangploso menuju ke Karanglo, sehingga menghantam sejumlah kendaraan. Truk menghantam sepeda motor dan angkutan desa hingga terhenti setelah menghantam tembok jembatan atau sejauh 700 meter.
4 Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Maut di Kabupaten Malang

Empat orang tewas dalam kecelakaan tersebut dan dievakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang. Empat korban tewas, yakni Sujatmiko (34), warga Blimbing, Kota Malang; Kuswanto (30), warga Karangploso, Kabupaten Malang; Winarti (35), dan Warsiti (50), keduanya warga Dusun Kendalsari, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Sedangkan sejumlah korban luka dirawat di rumah sakit (RS) Prasetya Husada. Kecelakaan mengakibatkan kemacetan cukup panjang karena terjadi saat lalu lintas padat.

“Petugas masih melakukan evakuasi, dan identifikasi korban. Korban yang mengalami luka-luka, sebagian masih dirawat intensif di RS Prasetya Husada,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik.

Sumarti (47), warga Kota Batu, yang kebetulan melintas di TKP, mengaku sempat melihat truk melaju tanpa terkendali. Lalu secara beruntun menabrak sepeda motor serta angkutan desa yang berisi penumpang. “Kejadiannya sangat cepat. Tiba-tiba sudah terjadi tabrakan keras,” ujarnya dikutip dari Sindonews.
(Im)

%d blogger menyukai ini: