Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News 4,6 Juta Kendaraan di Jakarta Nunggak Pajak Rp1,8 Triliun

4,6 Juta Kendaraan di Jakarta Nunggak Pajak Rp1,8 Triliun

Ilustrasi kendaraan di jalan Jakarta.

Sketsanews.com, Jakarta – Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Budiyanto menyebut, berdasarkan hasil rapat kordinasi dengan Badan Pajak dan Restribusi (BPRD) DKI Jakarta, sekitar 4,67 juta unit kendaraan bermotor Belum Daftar Ulang (BDU) atau menunggak pajak.

“4,6 Juta kendaraan itu di antaranya 3,9 juta roda dua dan kurang lebih 700 ribu unit roda empat belum tercatat daftar ulang, dengan potensi Pajak Kendaraan Bermotornya sebesar Rp1,8 triliun per 1 Agustus 2017,” ucap Budiyanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 29 Agustus 2017.

Budiyanto mengatakan, polisi sudah menindak sebanyak 335 kendaraan bermotor. 275 di antaranya adalah roda dua. Sedangkan sisanya sebanyak 60 adalah roda empat. Dari mereka semua yang ditindak, ada yang STNK-nya disita sebagai barang bukti, ada yang SIM-nya disita sebagai barang bukti.

“Razia terhadap STNK kendaraan bermotor dikarenakan banyaknya kendaraan bermotor yang BDU, disisi lain, hal ini juga mencegah penggunaan kendaraan bodong yang tidak dilengkapi sengan STNK tidak sah,” ucap dia. Seperti dinukil Vivanews.

Kata Budiyanto, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) DKI Jakarta mencatat ada jutaan kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang BDU. Untuk menertibkan hal tersebut, maka petugas gabungan akan melakukan razia bersama terhadap Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Selain pemeriksaan di jalan, polisi bisa pula melakukan penindakan degan sistem door to door.

“Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak dan PNBP melalui proses mekanisme pengesahan STNK sesuai dengan apa yang diamantkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

(Sh)

%d blogger menyukai ini: