Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News Akhirnya Seluruh Tahanan Bareskrim yang Kabur Kembali Tertangkap

Akhirnya Seluruh Tahanan Bareskrim yang Kabur Kembali Tertangkap

Sketsanews.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri akhirnya menuntaskan “pekerjaan rumah” mereka. Sebanyak tujuh tahanan yang sempat kabur beberapa waktu lalu, kini sudah ditangkap lagi.

Tahanan terakhir yang ditangkap adalah Anthony alias Ridwan. Dia diringkus di Jalan Amal, RT 02, RW 01, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojong Sari, Depok, pukul 09.05 WIB tadi.

Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto menuturkan, penangkapan ini dilakukan setelah pengejaran selama sepekan. Pelaku selama ini bersembunyi di indekos milik Haji Umar yang ada di lokasi penangkapan.  “Pelaku ini sempat memimpin rekannya untuk kabur ke Sukabumi, tapi di sana dia berpisah dengan rekannya dan kabur ke Depok,” kata Eko, Jumat (3/2) dalam keterangan persnya.

Kini seluruh pelaku yang kabur sudah ditangkap lagi. Dari tujuh pelaku itu, kata Eko, enam di antaranya ditangkap hidup-hidup. Sementara satu meninggal karena melawan petugas sehingga harus diberikan tindakan tegas.

Disebutkannya, penangkapan tahanan kabur itu di bawah pimpinan Kasubdit III Kombes Handrik Marpaung. Saat disergap, pelaku tidak memberikan perlawanan dan kini sedang dibawa menuju Gedung Dittipid Narkoba di Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Amirudin alias Amir selaku otak pelarian kelompok ini tewas. Dia tewas usai timah panas bersarang di dadanya. Petugas terpaksa melumpuhkan dia karena telah melawan dan menyerang petugas dengan golok.

Sebagaimana diketahui, pada 23 Januari lalu sebanyak tujuh tahanan kabur Dittipid Narkoba kabur. Mereka kabur setelah mencongkel dinding kamar mandi ruang tahanan selama dua bulan lamanya.

Mereka adalah Chei Cang Fan (49), Azizul alias Izul (30), Ridwan R alias Rambe (22), Amirudin alias Amir (27), Ricky Felani alias Ruslan (30), Sukamajaya alias Jaya (34), dan Anthony Medan alias  Ridwan (33). (Ags)

%d blogger menyukai ini: