Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News Anakku Pulanglah! 13 Tahun Sudah Aku Setia Menunggu Kedatangamu Menepati Janji

Anakku Pulanglah! 13 Tahun Sudah Aku Setia Menunggu Kedatangamu Menepati Janji

Selama 13 tahun wanita itu tetap setia menunggu anaknya datang, di tempat terakhir ia ditinggalkan (instagram/Tribunnews.com)

Sketsanews.com, Yogyakarta – Kisah pilu yang dialami oleh seorang wanita tua di Purwokerto, Jawa Tengah, dapat membuat siapa saja ikut merasa iba.

Selama 13 tahun wanita itu tetap setia menunggu anaknya datang, di tempat terakhir ia ditinggalkan.

Wanita malang itu diketahui bernama Karfiah, tinggal di Jalan Gerilya Timur, Berkoh, Purwokerto.

Cerita hidupnya yang memprihatinkan diviralkan oleh akun Instagram @cakbudi_, Selasa (28/3/2017).

Sebagaimana dikutip dari Tribunnews, kiriman @cakbudi_, 13 tahun lalu rumah Karfiah dijual oleh anaknya.

Dengan dalih hendak dibelikan rumah baru, Karfiah kemudian diajak ke tepi jalan dan diminta untuk menunggu sebentar.

Namun ternyata, sang anak yang disebut-sebut bernama Rina Yanti tak pernah kembali.

Meskipun demikian, Karfiah tak putus asa menunggu.

Sudah 13 tahun berlalu, Karfiah masih menunggu anaknya datang menjemput di tempat dulu ia ditinggalkan.

Tinggal di sebuah gubuk, kini kondisi Karfiah sangat memprihatinkan.

Ia hidup seorang diri dan penyakit stroke tengah menyerangnya.

Dari video yang diunggah @cakbudi_ juga terlihat, rambut wanita tersebut sangat kusut, kemungkinan karena tak pernah disisir ataupun perawatan lain.

Berikut postingan lengkap @cakbudi_.

“Cc Pak @ganjar_pranowo. Kisah pilu dan mengharukan mbah Karfiah, kasih sayang dan kesetiaan seorang ibu kepada anaknya tak pernah pupus.

Beliau adalah mbah Karfiah, dalam pernikahannya beliau tidak dikaruniai buah hati, setelah suami meninggal mbah Karfiah mengadopsi seorang bayi. Bayi tersebut dirawat dan diberikan kasih sayang seperti anak kandung sendiri, dibesarkan dan disekolahkan hingga bangku kuliah.

Seperti orangtua yang lain mbah Karfiah juga menikahkan si buah hati yang beranjak dewasa. Saya sempat bertanya siapa nama anak beliau, ‘Rina Yanti’ ujar beliau.

Singkat cerita rumah yang ditempati si mbah dijual oleh Rina dengan alasan mau dibelikan rumah yang baru dan akhirnya simbah dibawa ke tepi jalan dan diturunkan suruh nunggu sebentar mau mengambil uang kata Rina, dan yang membuat hati ini menjerit dan tidak bisa menahan tangis ternyata sampai hari ini si anak tidak pernah kembali sudah 13 tahun lamanya.

Mbah Karfiah sampai hari inipun masih setia menunggu di tempat di mana dulu ditinggal anaknya, mbah Karfiah sampai hari ini masih menunggu kedatangan anaknya Rina.

Kesetiaan dan kasih sayang seorang ibu, tidak pernah pupus juga tidak marah apalagi dendam dengan anaknya walaupun sudah dibohongi anaknya. Tempat tinggal beliau saat inipun tidak layak untuk ditempati, kotor lembab dan bau. Bau menyengat dan tidak sedap akan kita rasakan jika kita masuk gubug beliau. Karena beliau kencing dan buang air besar di situ, apalagi beliau sekarang sakit strok. Ya Allah lengkap sudah derita mbah Karfiah.

Siapapun yang bisa baca dan lihat video ini tolong dibantu mbah Karfiah yang merindukan kedatangan anaknya. Beliau sudah dibujuk dibawa ke panti tapi selalu menolak. Wahai Rina pulanglah ibumu merindukan kepulanganmu!

Alamat mbah Karfiah tinggal: Jl. Gerilya Timur, Berkoh, Purwokerto Selatan.”

Hanya dalam waktu sekitar dua jam, lebih dari 600 netizen telah menyahut kiriman @cakbudi_.

Mereka merasa prihatin dengan nasib yang dialami Karfiah.

Banyak yang menghujat anak angkat Karfiah karena tak pernah datang menjemput. Namun beberapa orang curiga, sesuatu yang buruk menimpa Rina Yanti.

@nanang_ariyanto: “Saya pikir kisah seperti ini hanya ada di sinetron religi. Ternyata memang ada. Semoga anaknya segera dikasih hidayah Allah. Semoga selalu dalam lindungan Allah ya mbah.”

@mhmmd_riziq: ” Ya Allah ampe nangis ngelihatnya. Dirawat sampe besar dan sekolah sampe ke perguruan tinggi tapi anaknya tidak tahu diri kepada ibunya. Moga ibu ini diberi kesehatan amiin.”

@lemari_mungil_mini: “Ya Allah mungkin Rina ini sudah Engkau panggil sehingga tak datang-datang lagi, kasihan ibunya.”

@nawanlubis: “Jangan-jangan anak mau balik jemput ibunya ternyata dalam perjalanan anaknya tabrakan meninggal dunia.” (Tyo)

%d blogger menyukai ini: