Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Tekno-Sains Arkeolog Temukan Sisa-Sisa Kapal Raja Swedia Berusia 400 Tahun, Nih Fotonya!

Arkeolog Temukan Sisa-Sisa Kapal Raja Swedia Berusia 400 Tahun, Nih Fotonya!


(Foto: Jim Hansson/SMM)

Sketsanews.com, Stockholm – Sebuah kapal karang yang berasal dari abad ke-17 telah ditemukan oleh para arkeolog di Swedia. Kapal yang berusia 400 tahun ini diyakini sebagai tongkat lambang kekuasaan Raja Gustav II Adolf.

Dilansir dari Dailymail, para ahli menemukan reruntuhan tersebut saat merenovasi dermaga di Pulau Skeppsholmen, daerah Stockholm yang ramai didatangi oleh para turis. Ilmuwan dari Museum Maritim Stockholm (SMM) mengawasi penggalian tersebut yang berlangsung di Östra Brobänken.

Tim mengambil sampel selama musim panas dan telah menetapkan jenis dan perkiraan tahun pembuatan kapal tersebut. Mereka menunjukkan bahwa kayu tersebut merupakan kayu dari pohon ek dari Swedia dan dipotong pada musim dingin antara 1612 dan 1613.

Dengan membandingkan bangkai kapal tersebut dengan daftar kapal perang yang dibuat saat itu, mereka menemukan 4 kapal besar yang terdaftar dalam proses pembuatan pada periode tersebut. Melalui proses eliminasi, mereka percaya bahwa kecelakaan tersebut mengaramkan tongkat lambang kekuasaan dari Raja Gustav II Adolf tersebut.

“Kami benar-benar terkejut, karena kami memiliki beberapa peta tua yang menunjukkan beberapa bangkai kapal dari awal 1800-an, dan sepertinya bangkai kapal yang lebih tua tidak muncul di peta,” ungkap Arkeolog Marinir Jim Hansson. Ia percaya bahwa kapal tersebut oleh pembuat kapal Belanda, Isbrand Johansson pada 1615.

Kapal tersebut memiliki berat 800 ton dan dipersenjatai dengan 36 senapan. Pada 1621, Raja Gustav II Adolf menggunakan kapal itu untuk menaklukan Riga, ibu kota Latvia.

Sayangnya, ia hanya berhasil sampai di Pärnu, Estonia, setelah badai dramatis memaksa kapal tersebut untuk berlayar kembali ke daerahnya. Pada 1639, akhirnya kapal tersebut pensiun dan sengaja ditenggelamkan di Skeppsholmen.

Arkeolog akan menjelajahi situs tersebut sebagai hasil dari pekerjaan renovasi, dengan harapan dapat menemukan dan menyelamatkan harta karun lainnya yang terdapat pada kerangka kapal tersebut.

[As]

%d blogger menyukai ini: