Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Pendidikan Banyak Siswa Tak Dapat Bantuan Pendidikan

Banyak Siswa Tak Dapat Bantuan Pendidikan

SEDERHANA: Dua anak di Dusun Talango Aeng, Desa Brakas, Kecamatan/Pulau Raas, sedang makan kelapa muda. (FATHOR RAHMAN/Radar Madura/JawaPos.com)

Sketsanews.com, Madura – Hidup di pulau serba terbatas. Bukan hanya fasilitas pendidikan yang minim. Program bantuan pendidikan pun tidak merata. Masih banyak anak keluarga miskin di kepulauan yang tidak terdata dalam program bantuan.

Pakaiannya lusuh dan mukanya kusam. Begitulah kesan pertama saat bertemu dengan anak-anak di Pulau Talango Aeng, Kecamatan/Pulau Raas. Mereka tengah asyik bermain. Usia mereka rata-rata masih setingkat sekolah dasar.

Rambut mereka kebanyakan berwarna kecokelatan. Itu menjadi bukti bahwa mereka lebih sering bermain di bawah terik matahari. Kondisinya bertolak belakang dengan anak-anak di perkotaan yang lebih sering disibukkkan dengan gadget.

Mereka rata-rata berasal dari keluarga miskin. Namun, sejauh ini mereka tidak mendapatkan hak-haknya. Termasuk, bantuan pendidikan dari pemerintah. Fasilitas pendidikan yang mereka terima sangat terbatas.

”Tidak pernah menerima bantuan apa pun. Kami hanya sekolah dan bermain di sini,” kata Rohimah, salah seorang siswi SD di sana. Baik bantuan berupa uang tunai ataupun fasilitas pendidikan di sekolah.

Lokasi Pulau Talango Aeng tidak begitu jauh. Dari Pulau Raas hanya memerlukan waktu kurang lebih satu jam perjalanan laut. Secara administrasi, pulau kecil tersebut masuk Desa Brakas. Meski kecil, penduduk di sana cukup padat.

Di lokasi itu tempat pendidikan masih minim. Yang ada saat ini hanya sekolah dasar. Anak di pulau tersebut harus belajar di pulau lain jika ingin melanjutkan pendidikan. Meski demikian, bantuan yang masuk sangat terbatas.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Desa Brakas Syamsul Arifin. Menurut dia, pendidikan di sana perlu ditangani secara khusus. ”Kami berharap mereka bisa terdata sebagai penerima bantuan pendidikan. Selama ini masih banyak yang tidak terdata,” katanya.

Dia menjelaskan, tidak sedikit siswa di sana yang berprestasi. Walaupun keterbatasan fasilitas dirasakan sejak kecil, mereka tetap semangat belajar. ”Seandainya fasilitas lebih baik, hasilnya akan lebih baik,” ucapnya.seperti yang dikutip dari Jawapos

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep A. Shadik menyatakan tetap memerhatikan fasilitas pendidikan di kepulauan. Pihaknya berkeinginan meningkatkan fasilitas sekolah di kepulauan, termasuk di Talango Aeng.

”Kami tidak pernah mengabaikan mereka di kepulauan. Kami memberikan fasilitas yang sama,” kilahnya.

(Tb)

%d blogger menyukai ini: