Sketsa News
Home Berita Terkini, News Belum Bisa Dipastikan Apakah Simpatisan ISIS di Malaysia Berstatus WNI

Belum Bisa Dipastikan Apakah Simpatisan ISIS di Malaysia Berstatus WNI

Sketsanews.com, JAKARTA – Kementerian Luar Negri (Kemenlu) masih terus berupaya mengklarifikasi apakah simpatisan Islamiq State of Iraq and Syria (ISIS) pemegang paspor Indonesia yang diamankan di Malaysia, adalah seorang Warga Negara Indonesia (WNI). Hal itu dikatakan oleh Juru Bicara Kemenlu, Arrmanatha Nasir.

“Yang bersangkutan memiliki paspor Indonesia, pada saat bersamaan memiliki kartu identitas nasional, yang biasanya dipegang warga negara Malaysia,” ujar Arrmanatha Nasir dalam konfrensi pers di kantor Kemenlu, Jakarta Pusat, Kamis (02/02/2017).

Simpatisan ISIS yang diketahui bekerja sebagai petugas keamanan di maskapai Malaysia itu diamankan pihak keamanan Malaysia pada akhir Januari lalu. Sedangkan pihak Kemenlu baru diberitahu peristiwa tersebut pada tanggal 31 Januari.

“Kenapa lama sekali, informasi itu kita terima tanggal 31 (Januari), bahwa ada WNI yang ditahan pihak Kepolisian Malaysia, sedangkan kemarin Malaysia itu hari libur nasional,” ujarnya.

Walaupun demikian, Arrmanatha Nasir menegaskan bahwa sudah menjadi tugas dari Kemenlu untuk membantu WNI di luar negri yang terlibat masalah. Bantuan terhadap WNI yang bermasalah di luar negri bisa berupa pendampingan, maupun pengupayaan bantuan hukum.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, simpatisan ISIS pemegang paspor Indonesia itu diketahui adalah laki-laki berumur 37 tahun. Ia ditangkap bersama sejumlah orang lainnya, karena diduga hendak berangkat ke Suriah untuk bergabug dengan kelompok ISIS.

Dalam penggerebekan di sebut rumah di kawasan Pahang, Malaysia pada 27 Januari lalu, selain mengamankan laki-laki pemegang paspor Indonesia itu, pihak keamanan juga mengamankan sejumlah buku yang diduga terkait ISIS. Dikutip dari Tribunnews.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: